Niat Potong Jalan Berujung Tersesat,Pemudik Asal Banyumas Terjebak di Hutan Pemalang Usai Ikuti Maps
Rustam Aji March 23, 2026 06:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, PEMALANG – Berniat memangkas waktu tempuh dengan jalur alternatif, satu keluarga pemudik justru terjebak dalam situasi menegangkan di tengah hutan belantara Kabupaten Pemalang.

Arif Irawan (37), bersama istri dan anaknya, dilaporkan tersesat di kawasan hutan dan perbukitan Desa Parunggalih, Kecamatan Bodeh, Minggu (22/3/2026) malam.

Insiden ini terjadi setelah Arif mengikuti arahan aplikasi peta digital guna menghindari jalur utama saat menempuh perjalanan dari Banyumas menuju Pekalongan.

Terjebak Lumpur di Tengah Hutan

Petaka bermula saat Arif memilih jalur alternatif melalui Desa Pabuaran, Kecamatan Bantarbolang, yang diklaim lebih singkat 4 kilometer. Namun, alih-alih sampai lebih cepat, jalur tersebut justru membawanya masuk ke area perbukitan terpencil yang menghubungkan Desa Parunggalih menuju Desa Jatiroyom.

Kondisi diperparah dengan turunnya hujan lebat yang mengubah jalan tanah menjadi medan berlumpur yang licin.

"Saat hendak putar balik, sepeda motor kami justru selip karena jalan berlumpur," ujar Arif, Senin (23/3). Dalam kondisi gelap dan terjebak di tengah hutan, Arif segera menghubungi layanan darurat 110 sebelum sinyal teleponnya menghilang.

Baca juga: Sejarah Tercipta! Veda Pratama Jadi Pembalap Indonesia Pertama Raih Podium Grand Prix Moto3 Brasil

Evakuasi Dramatis oleh Petugas dan Warga

Menerima laporan darurat, jajaran Polsek Bodeh langsung bergerak melakukan penyisiran ke lokasi yang memiliki kontur medan cukup berat.

Kapolsek Bodeh, Iptu Santosa, mengonfirmasi bahwa timnya berhasil menemukan lokasi keluarga tersebut dan segera melakukan evakuasi ke rumah perangkat desa setempat di Desa Parunggalih untuk pemulihan kondisi fisik dan mental.

"Jalan berlumpur dan kontur perbukitan membuat proses evakuasi cukup berat. Sepeda motor korban pun harus dikeluarkan secara gotong royong bersama warga," jelas Iptu Santosa.

Setelah kondisi dipastikan aman, petugas kepolisian mengawal keluarga Arif hingga sampai ke rumah tujuan mereka di Desa Sidomulyo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan.

Imbauan Bagi Pemudik

Iptu Santosa mengimbau kepada para pemudik agar tidak terlalu bergantung pada aplikasi peta digital, terutama saat melintasi jalur alternatif yang belum dikenal di malam hari atau saat cuaca buruk.

"Kami meminta pemudik tetap mengutamakan jalur utama yang lebih aman dan terang, demi menghindari kejadian serupa di kawasan hutan atau medan berbahaya lainnya," pungkasnya. (Dro)

Baca juga: Iran Jebol Iron Dome di Dekat Reaktor Nuklir, Israel Kini Ajukan Tambahan Rudal ke AS

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.