TEWAS Kecelakaan Mobil Terjun ke Jurang di Karangasem, Gede Eri Tinggalkan Anak yang Masih Balita!
Anak Agung Seri Kusniarti March 23, 2026 08:03 PM

TRIBUN-BALI.COM - Tragedi kecakaan tunggal maut di Desa Ban, Karangasem, Minggu (23/3/2026) sore menelan korban jiwa.

Sebuah mobil Daihatzu Terios terjun ke jurang sedalam sekitar 100 meter, di wilayah Banjar Temakung, Desa Ban, Kecamatan Kubu. 

Musibah ini membuat pengemudi mobil,  I Gede Eri Setiawan (31) meninggal dunia. Sementara kendaraan yang dikemudikannya rusak parah, sampai body mobil ringsek di dasar jurang.

Korban I Gede Eri Setiawan diketahui meninggalkan anak yang masih balita. Kasi Humas Polres Karangasem, IPDA I Nengah Artono menjelaskan, kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi kehilangan kendali saat melintas di jalan menikung yang berada di tepi jurang.

Baca juga: TRAGEDI Mobil Terjun ke Jurang Sedalam 100 Meter di Desa Ban, Diduga Berkendara dalam Keadaan Mabuk!

Baca juga: 5,5 Ton Sampah Pemudik Dikumpulkan, Sisir Terminal Kargo Gilimanuk hingga Pemukiman Warga

TKP - Sebuah mobil terjun ke jurang sedalam sekitar 60 meter di Jalan Raya Rendang - Kubu, tepatnya  di Banjar Temakung, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Minggu (22/3/2026).
TKP - Sebuah mobil terjun ke jurang sedalam sekitar 60 meter di Jalan Raya Rendang - Kubu, tepatnya  di Banjar Temakung, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Minggu (22/3/2026). (Tribun Bali/ISTIMEWA)

“Pengemudi melaju dari arah Rendang menuju Kubu. Setibanya di lokasi kejadian yang merupakan jalan tikungan, kendaraan tidak dapat dikendalikan hingga akhirnya terjun ke jurang di sisi kanan jalan,” jelasnya, Minggu (22/3/2026) malam.

Diketahui sebelum kecelakaan, korban menghadiri undangan acara 3 bulanan di Desa Ban.

Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama di jalur rawan seperti wilayah Desa Ban yang memiliki banyak tikungan tajam dan jurang. 

Selain itu, pengemudi juga diminta untuk tidak mengonsumsi alkohol sebelum mengemudi demi keselamatan bersama.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban I Gede Eri Setiawan meninggalkan  anak yang masih balita. 

Perbekel Desa Tianyar I Ketut Wija mengatakan, Gede Eri Setiawan merupakan warga Banjar Dinas Darma Winangun. Korban telah berkeluarga dan baru dikaruniai satu orang anak yang masih balita.

"Baru 5 hari lalu, anaknya diupacarai 3 bulanan," ungkap Ketut Wija, Senin (23/3/2026). Rencananya upacara pengabenan Gede Eri Setiawan akan dilaksanakan pada 31 Maret 2026. (mit)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.