Tragedi Petasan di Pekalongan: 2 Remaja Luka Berat Hingga Putus Lengan Usai Ledakan di Kebun Pisang
Rustam Aji March 23, 2026 08:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, PEKALONGAN – Sebuah dentuman keras yang bersumber dari kebun pisang di kawasan Kuripan Kertoharjo, Kecamatan Pekalongan Selatan, menggegerkan warga pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Peristiwa tragis yang diduga berasal dari aktivitas merakit petasan tersebut mengakibatkan dua remaja mengalami luka berat hingga putus lengan kiri, sementara satu remaja lainnya mengalami luka ringan.

Kondisi Korban Memprihatinkan

Kapolsek Pekalongan Selatan, Kompol Aries Tri Hartanto, mengonfirmasi bahwa korban luka berat adalah Muhammad SAI (14) dan MMS (17).

Keduanya menderita luka sangat serius, termasuk putusnya lengan kiri, luka robek parah pada tangan dan kaki, serta luka bakar di area wajah.

Sementara itu, korban ketiga berinisial MAA (14) dilaporkan mengalami luka ringan pada bagian kaki dan punggung akibat terkena serpihan ledakan.

"Dua korban mengalami luka berat, bahkan ada yang putus lengan kiri dan luka parah di kaki. Saya langsung menuju lokasi setelah mendengar suara dentuman yang sangat keras," ujar Saifuloh (37), warga setempat yang pertama kali mendapati para korban tergeletak di TKP.

Baca juga: Arus Balik Mulai Padat, Rekayasa One Way Diberlakukan dari Brebes Barat hingga Cikatama Sore Ini

Barang Bukti dan Olah TKP

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di ujung Kampung Kuripan Kidul Gang 2, pihak kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti yang menguatkan adanya aktivitas perakitan petasan skala besar.

Polisi menyita 22 selongsong petasan kosong, satu petasan aktif berdiameter 6 cm dengan panjang 16 cm, sisa bubuk belerang, serta dua korek api gas.

Seluruh barang bukti kini telah diamankan di Mapolsek Pekalongan Selatan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Imbauan Tegas Kepolisian

Kompol Aries memberikan peringatan keras kepada masyarakat agar tidak bermain-main dengan bahan peledak jenis apa pun, termasuk mercon, karena risiko kecelakaan yang bersifat permanen dan mematikan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak merakit atau bermain mercon. Kami juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak agar tidak terlibat dalam pembuatan petasan yang berisiko tinggi," tegasnya.

Pihak kepolisian memastikan kasus ini akan ditangani secara mendalam guna memutus rantai peredaran bahan baku petasan di wilayah Pekalongan Selatan, terutama menjelang perayaan hari besar. (dro)

Baca juga: Abaikan Larangan, Ratusan Pengunjung Padati Pemandian Darurat Pancuran 13 Guci Saat Libur Lebaran

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.