Single Tariff di Bakauheni saat Arus Balik Lebaran Sudah Berlaku, Catat Tanggalnya
Daniel Tri Hardanto March 23, 2026 08:19 PM

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni sudah memberlakukan kebijakan single tariff atau tarif tunggal, Senin (23/3/2026). 

General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni Partogi Tamba mengatakan, kebijakan single tariff bertujuan untuk menjamin kelancaran arus balik.

Partogi menyatakan, kebijakan tarif tunggal diberlakukan di Pelabuhan Bakauheni selama sepekan, yakni pada 23–29 Maret 2026. Hal sama berlaku pada arus mudik lalu. 

"Untuk arus balik, kami akan juga akan berlakukan single ticketing dari Bakauheni menuju Merak pada Senin (23/3/2026)," ungkap Partogi, Senin.

Dia mengatakan, tujuan kebijakan single tariff di Pelabuhan Bakauheni sama seperti yang diberlakukan di Merak, yakni menyamakan tarif layanan eksekutif dengan reguler. 

Tujuannya agar pengguna jasa tidak menumpuk di satu jenis layanan. Harapannya, distribusi kendaraan lebih merata di seluruh dermaga dan mengurangi antrean panjang.

Selain itu, kata dia, single tariff dapat meningkatkan kenyamanan dan kelancaran mudik. 

"Dengan tarif yang disamakan, diharapkan pengalaman perjalanan pemudik menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman. Kebijakan ini disinergikan dengan kewajiban pembelian tiket online (Ferizy) untuk mendisiplinkan jadwal check-in penumpang," kata dia lagi. 

Sementara itu, aktivitas penyeberangan kapal di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan pada H+2 Lebaran, Senin (23/3/2026), mulai ramai. 

Berdasarkan pantauan Tribun Lampung, jumlah penumpang di dua dermaga Pelabuhan Bakauheni meningkat, baik pejalan kaki maupun penumpang dalam kendaraan, khususnya mobil pribadi.

Area kantong parkir dermaga 7 dan dermaga 1 Pelabuhan Bakauheni mulai dipenuhi kendaraan pribadi sejak pagi hari. 

Kendaraan silih berganti memasuki area parkir seiring keberangkatan kapal dari Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa.

Begitupun di area penumpang, terlihat kursi tunggu penumpang pejalan kaki terisi orang yang sebagian besar membawa koper, tas ransel, kardus, dan barang bawaan lain secara berkelompok atau mandiri. 

Secara visual, peningkatan yang cukup kontras terlihat pada dua jenis golongan penumpang.

Berdasarkan data, aktivitas penyeberangan dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni mengalami lonjakan signifikan pada Minggu (22/3/2026). 

Data Posko Bakauheni selama 24 jam, tercatat sebanyak 146 trip kapal beroperasi, meningkat tajam dibandingkan hari sebelumnya yang hanya mencapai 83 trip.

Seiring peningkatan jumlah trip, total penumpang yang menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu juga mengalami peningkatan. 

Pada Minggu (22/3/2026), jumlah penumpang mencapai 51.751 orang, hampir dua kali lipat dibandingkan Sabtu (21/3/2026) yang tercatat sebanyak 25.934 orang.

Jumlah penumpang tersebut terdiri dari penumpang pejalan kaki maupun penumpang dalam kendaraan.

Sementara, lonjakan serupa juga terlihat pada pergerakan kendaraan di Pelabuhan Bakauheni.

Pada Minggu, kendaraan roda dua yang menyeberang mencapai 5.248 unit, naik signifikan dari 1.673 unit pada hari sebelumnya.

Kendaraan roda empat tercatat sebanyak 7.407 unit, meningkat dari 3.896 unit pada Sabtu. 

Selain itu, kendaraan logistik dan angkutan umum turut mengalami peningkatan.

Total truk yang menyeberang mencapai 1.202 unit, sementara jumlah bus tercatat sebanyak 237 unit.

Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada Minggu mencapai 14.094 unit.

Angka itu melonjak tajam dibandingkan Sabtu yang hanya sebanyak 5.775 unit.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.