Cemburu Buta Berujung Tragis, Cucu Mpok Nori Tewas Usai Dipergoki Bersama Pria Lain
Amir M March 23, 2026 08:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Motif cemburu disebut menjadi pemicu utama pembunuhan Dwintha Anggary oleh mantan suami sirinya.

Pelaku emosi setelah beberapa kali memergoki cucu dari Mpok Nori itu bersama pria lain, mulai dari bazar Ramadan hingga di dalam kamar kontrakan.

Pertengkaran yang terus berulang itu akhirnya berujung aksi nekat yang menghilangkan nyawa korban.

Sebelumnya, Dwintha Anggary, cucu pelawak dan seniman legendaris Mpok Nori, tewas dibunuh oleh mantan suami sirinya, Rashad Fouad Tareq Jameel alias Fuad.

Peristiwa pembunuhan itu diduga terjadi di rumah kontrakan Dwintha di Jalan Daman I, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur pada Jumat (20/3/2026) dini hari.

Namun, dalam pemeriksaan pelaku mengaku melakukan aksinya pada Sabtu (21/3/2026) dini hari.

Meski demikian, bukti rekaman CCTV menunjukkan pelaku beberapa kali bolak-balik dari kontrakannya ke kontrakan korban pada Kamis (19/3/2026) hingga Jumat (20/3/2026).

Panit 2 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Fechy J. Ataupah, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat pelaku melihat korban bersama pria lain di sebuah bazar Ramadan sehari sebelumnya.

Pelaku sempat mengonfrontasi korban dan pria tersebut hingga terjadi pertengkaran sebelum mereka berpisah.

Pada malam harinya, pelaku kembali mendatangi kontrakan korban.

Ia kembali menemukan korban bersama pria yang sama, sehingga memicu cekcok kedua.

“Didapati bahwa di dalam kos, korban sedang berduaan dengan pria yang tadi ditemui di bazar.

Sempat juga ada cekcok dan keributan di situ,” ujar Fechy di Mapolda Metro Jaya, Senin (23/3/2026).

Pelaku kemudian diusir dan kembali ke kontrakannya.

Namun, setelah beberapa waktu, ia mendatangi korban lagi dengan membawa sebilah pisau.

Saat itu, pertengkaran kembali terjadi.

Dalam kondisi emosi, pelaku memiting leher korban lalu menyayatnya menggunakan pisau.

“Karena korban berusaha memberontak, pelaku akhirnya mengambil pisau dan menyayat leher korban,” kata Fechy.

Darah korban ditemukan di kasur, lantai, hingga pakaian pelaku.

Setelah itu, pelaku sempat mengganti pakaian dan melarikan diri dengan membawa ponsel, paspor korban, serta karpet dari lokasi kejadian.

Pelaku sempat melarikan diri ke wilayah Bogor dan Sukabumi sebelum akhirnya ditangkap di ruas Tol Tangerang–Merak pada pukul 12.49 WIB di hari yang sama.

Kini, Fuad telah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan.

Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya unsur perencanaan dalam kasus tersebut.

Dalam pemeriksaan, Fuad mengaku membunuh Dwintha pada Sabtu (21/3/2026) dini hari.

Sementara rekaman CCTV menunjukkan keterangan waktu pada Kamis (19/3/2026) dan Jumat (20/3/2026) saat ia bolak-balik dari kontrakannya dan kontrakan korban.

“Saat ini masih kami dalami dan sinkronkan dengan bukti-bukti lainnya,” ujar Fechy.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori Berniat Kabur ke Irak, Ditangkap Polisi Saat Berada di Bus

Dewhinta Anggary (kiri) cucu Mpok Nori dibunuh oleh mantan suaminya (kanan).
Dewhinta Anggary (kiri) cucu Mpok Nori dibunuh oleh mantan suaminya (kanan). (Tribun Trends)

Korban Ditemukan Keluarga

Sebelumnya, Dwintha ditemukan tewas di kontrakannya pada Sabtu (21/3/2026) dini hari.

Penemuan bermula saat ibu dan adik korban hendak membangunkannya.

Karena tidak mendapat respons, sang adik mencoba masuk melalui jendela yang terbuka dan menemukan korban sudah tidak bernyawa.

“Korban ditemukan meninggal dunia di lantai, dengan kondisi terdapat darah mengering di lantai dan kasur,” ujar Kepala Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Ressa Fiardi Marasabessy.

Menurut keterangan keluarga, pelaku yang merupakan warga negara Irak sempat beberapa kali terlihat di sekitar rumah korban sehari sebelum kejadian.

Jenazah korban kemudian dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi sebelum dimakamkan di TPU Pondok Ranggon.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.