TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Suasana libur Lebaran masih menyelimuti Pasar Simpang Limun, di Jalan Sisingamangaraja, Sudirejo II, Kecamatan Medan Kota, hingga hari ketiga perayaan.
Aktivitas jual beli tampak sepi, dengan jumlah lapak yang buka sangat terbatas karena sebagian besar pedagang belum kembali berjualan, Senin (23/3/2026).
Seorang pedagang sayur di pasar tersebut, Jihan, mengungkapkan bahwa suasana pasar masih didominasi oleh masa libur.
Ia menyebutkan bahwa jumlah pedagang yang berjualan dalam tiga hari terakhir jauh berkurang.
"Libur semua, kemarin yang jualan sekitar 10-an orang saja. Hari ini sudah tambah yang berjualan, tapi di pinggir-pinggir jalan itu saja," ujar Jihan kepada awak media, Senin (23/3/2026).
Jihan memperkirakan aktivitas pasar akan mulai kembali normal dalam waktu dekat.
"Besok sudah mulai balik jualan lagi. Seminggu-seminggu aja ini, balik laginya itu," katanya.
Sepinya aktivitas pasar berdampak langsung pada omzet para pedagang. Jihan mengaku kesulitan mendapatkan pemasukan karena jumlah pembeli yang sangat sedikit.
Kondisi ini bahkan memaksanya untuk menutup lapak lebih cepat.
"Pembeli pun sepi. Cepat kami tutup, nanti pukul 14.00 WIB sepertinya sudah tutup kami," ucapnya.
Jihan menambahkan, situasi ini menyulitkan pedagang untuk mengembalikan modal terlebih harga bahan pokok yang dibeli lebih mahal dari biasanya.
Ia menilai perputaran modal yang biasanya lebih cepat kini menjadi jauh lebih sulit dan kemungkinan modal yang dikeluarkan hari ini tidak akan kembali.
Selain faktor libur, Jihan juga menyebut bahwa sebagian masyarakat telah menyiapkan stok bahan makanan sebelum Lebaran, sehingga permintaan pada hari ketiga ini menurun drastis.
Kondisi serupa juga dialami oleh Lastri, seorang pedagang bawang di pasar tersebut.
Ia tampak sedang membereskan dagangannya lebih awal.
"Iya sepi. Ini pada tutup semua yang berjualan. Masih berlibur semua. Nggak ada lagi pembeli. Satu-satu aja yang datang, jadi mending pulang saja. Besok lagi jualan kita," pungkasnya.
(Cr9/Tribun-medan.com)