Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Politisi PDIP Ferdinand Sentil Rekor Baru: Citra KPK Kian Pudar
Januar Imani Ramadhan March 23, 2026 08:56 PM

- Politikus PDIP, Ferdinand Hutahaean, mengkritik keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang memindahkan status penahanan Yaqut Cholil Qoumas menjadi tahanan rumah.

Ia menilai kebijakan tersebut mencoreng citra KPK sebagai lembaga pemberantasan korupsi.

Pernyataan ini disampaikan Ferdinand melalui unggahan Instagram pribadinya pada Senin (23/3).

Menurutnya, KPK yang dulu dikenal kuat kini mengalami penurunan kepercayaan publik.

Ferdinand mengingatkan bahwa KPK awalnya dibentuk sebagai lembaga superbody untuk menangani kejahatan luar biasa.

Namun, keputusan terbaru ini dinilai menjadi catatan buruk dalam sejarah lembaga tersebut.

Ia menilai pemberian status tahanan rumah sebagai bentuk fasilitas yang tidak semestinya diberikan.

Kondisi ini disebutnya membuat nama besar KPK yang dulu harum kini menjadi pudar.

Ferdinand juga mengaku prihatin terhadap kondisi lembaga antirasuah saat ini.

Ia bahkan menyatakan keinginan untuk memperbaiki KPK agar kembali bersih dan disegani.

Menurutnya, kepercayaan publik harus dikembalikan agar KPK tidak dianggap sebagai lembaga yang mudah dikompromikan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.