TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Tanah Air.
Penyanyi dangdut sekaligus presenter asal Thailand, Jirayut Afisan, mengalami peristiwa menegangkan saat pulang ke kampung halamannya dalam rangka merayakan Idul Fitri 2026.
Perjalanan yang seharusnya menjadi momen bahagia justru berubah menjadi pengalaman mencekam ketika dirinya terjebak dalam situasi baku tembak di wilayah tempat tinggalnya.
Diketahui, Jirayut yang memiliki nama lengkap Afisan Jehdueramae merupakan sosok publik figur asal Thailand yang cukup dikenal di Indonesia.
Namanya mulai populer sejak mengikuti ajang pencarian bakat D'Academy Asia musim keempat pada tahun 2018 sebagai perwakilan Thailand.
Sejak saat itu, kariernya terus berkembang hingga dipercaya menjadi pembawa acara di berbagai program televisi.
• Tips Body Care Ala Tasya Farasya: Rahasia Layering Parfum agar Wangi Tahan Lama
Setelah cukup lama tidak terdengar kabarnya, Jirayut kembali menjadi perhatian publik usai membagikan pengalaman tak terduga saat mudik Lebaran tahun ini.
Ia pulang ke kampung halamannya untuk berkumpul bersama keluarga, namun justru menghadapi situasi berbahaya yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya.
Peristiwa tersebut terjadi di daerah Narathiwat, yang merupakan kampung halaman Jirayut.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @jirayutdaa4official pada 23 Maret 2026, ia memperlihatkan kondisi saat dirinya berada di dalam mobil yang terpaksa berhenti di tengah perjalanan.
Dalam video tersebut, terlihat situasi mencekam ketika aparat keamanan menutup akses jalan akibat adanya insiden baku tembak di sekitar lokasi.
Jirayut menjelaskan bahwa dirinya dan pengguna jalan lainnya tidak diizinkan melanjutkan perjalanan demi alasan keselamatan.
“Teman-teman, di daerahku sekarang lagi ada kejadian tembak-tembakan,” ujar Jirayut dalam video yang diunggahnya.
Meski berada dalam situasi berbahaya, Jirayut tampak berusaha tetap tenang. Ia mengungkapkan bahwa insiden semacam itu sebenarnya bukan hal yang sepenuhnya baru di wilayah tersebut, meskipun tetap menimbulkan kekhawatiran.
Akibat kejadian itu, seluruh akses jalan ditutup sementara dan kendaraan tidak dapat melintas. Jirayut bersama pengendara lainnya harus menunggu hingga situasi benar-benar aman.
“Kita nggak bisa pulang karena semua jalan ditutup. Ini tembakan beneran dan kita lagi ditahan di sini,” jelasnya.
Peristiwa ini pun menjadi pengingat bahwa perjalanan mudik, meskipun identik dengan kebahagiaan, tetap memiliki potensi risiko yang tidak terduga, terutama jika melintasi wilayah dengan kondisi keamanan tertentu.
Beruntung, Jirayut dilaporkan dalam kondisi selamat meski sempat berada dalam situasi yang menegangkan.
• Sule Ungkap Niat Menikah Lagi di Lebaran 2026, Anak-Anak Kompak Beri Restu
Jirayut juga memperlihatkan detik-detik mencekam saat polisi dan militer Thailand mengerahkan helikopter untuk mencari pelaku penembakan dan memantau situasi. Meski tidak panik, Jirayut mengaku akan selalu waspada dan berhati-hati.
"Karena di atas ini, di atas kita ini lagi ada helikopter yang lagi muter-muter buat nyari yang tembak-tembakan gitu loh intinya," lanjutnya.
"Ya udah jadi hal biasa sih buat kita tapi ya tetep harus waspada,"jelasnya.
Seperti diketahui, tempat asal Jirayut, Provinsi Narathiwat merupakan wilayah di Thailand yang rawan konflik. Beberapa waktu belakangan ini, banyak aksi penembakan dan serangan bom yang terjadi di wilayah tersebut.
Melansir Kompas.com, pihak kepolisian kini tengah memburu pelaku penembakan, yang diyakini memiliki keterkaitan dengan kelompok separatis di wilayah tersebut.
Narathiwat, bersama dengan dua provinsi lainnya yaitu Pattani dan Yala, telah lama menjadi wilayah yang dilanda konflik separatisme. Kelompok separatis di wilayah itu telah memperjuangkan otonomi lebih besar sejak lama.
Sejak 2004, konflik bersenjata di kawasan itu menewaskan lebih dari 7.000 orang. Namun demikian, serangan terhadap warga sipil di area permukiman tergolong jarang terjadi. Umumnya, aksi kekerasan menargetkan aparat keamanan.
Demikianlah kronologi Jirayut terjebak baku tembak saat mudik Lebaran 2026 ke Thailand. (*)