TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Seorang pria Lanjut usia ( Lansia) bernama Uwa Hasan (80) ditemukan tak bernyawa di area pematang empang warga, di Dusun Salupompong, Desa Kabuloang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (23/3/2026) sore.
Almarhum merupakan petani setempat.
Jenazah Uwa ditemukan dalam keadaan meringkuk dengan wajah menghadap ke tanah.
Baca juga: BREAKING NEWS: Mayat Pria Ditemukan di Pinggir Empang di Salupompong Mamuju Kondisi Meringkuk
Baca juga: Jadwal Masuk Sekolah Setelah Lebaran, MBG Disalurkan Lagi Mulai 31 Maret
Peristiwa ini pertama kali diketahui seorang saksi bernama Hamzah Rasad (40).
Saat itu, Hamzah tengah berada di area tambak untuk memindahkan hewan ternak sapinya.
Namun, di tengah aktivitasnya, ia melihat sosok pria dalam posisi tertelungkup di atas pematang.
Saat diperiksa, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
"Saksi menemukan korban dalam keadaan tertelungkup di pematang sawah (empang). Mengetahui kondisi korban sudah meninggal dunia, saksi langsung kembali ke perkampungan untuk melaporkan kejadian tersebut kepada warga dan pihak berwajib," ujar Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir.
Mendapat laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Kalukku bersama sejumlah personel segera menuju lokasi kejadian pada pukul 17.30 WITA.
Petugas menemukan korban masih dalam posisi semula, mengenakan celana pendek tanpa atasan.
Polisi langsung melakukan sterilisasi area dan mengevakuasi jenazah pria yang sehari-harinya bekerja sebagai petani tersebut.
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum bisa memastikan penyebab pasti kematian Uwa Hasan.
Jenazah telah dievakuasi untuk pemeriksaan lebih lanjut, sementara area penemuan masih dalam pengawasan petugas.
"Penyebab kematian masih dalam tahap penyelidikan oleh tim medis dan penyidik di lapangan," tutup Iptu Herman.
Jenazah tersebut ditemukan tergeletak di area terbuka di pinggir sebuah empang milik warga setempat.
Posisi jenazah ditemukan dalam keadaan meringkuk menghadap tanah di atas permukaan rumput yang hijau.
Korban tampak mengenakan celana pendek bermotif loreng/karakter dan tidak mengenakan atasan (baju).
Suasana di sekitar TKP dipenuhi warga yang ingin melihat kejadian tersebut dari kejauhan.
Lokasi penemuan berada di area terbuka dekat pemukiman, yang berbatasan langsung dengan perairan empang. (*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Suandi