TRIBUNNEWS.COM - Populer regional dimulai dari kontak tembak antara prajurit TNI dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada Minggu (22/3/2026).
Insiden terjadi di Kampung Sori, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya.
Akibat kejadian ini, 2 prajurit TNI gugur dan 1 orang kritis.
Kemudian ada penemuan petasan raksasa sepanjang 1,4 meter di Kabupaten Bangkalan, Madura.
Petasan tersebut ditemukan di sebuah rumah kosong, Kelurahan Bancaran, pada Jumat (20/3/2026).
Tim penjinak bom harus turun tangan untuk memusnahkan.
1. Update Kontak Tembak saat Lebaran di Papua: 2 Prajurit TNI Gugur, 1 Kritis, 2 Senjata Dirampas KKB
Update kontak tembak TNI dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kampung Sori, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, pada Minggu (22/3/2026).
Selain dua prajurit TNI Angkatan Laut (AL) gugur, ada juga satu prajurit TNI yang kritis.
Kedua prajurit TNI AL yang gugur itu ialah Prada Marinir AS dari Yonmar 7 dan Prada Marinir ES dari Yonmar 10.
Dua pucuk senjata api dari kedua korban turut dirampas KKB.
Sementara, Kopda Marinir ES dari Yonmar 7 dilaporkan dalam kondisi kritis saat ini dalam perawatawan di RSAL Dr. R. Oetojo Kota Sorong, Papua Barat Daya.
Kronologi Kejadian
Tanggal dan Lokasi: Minggu, 22 Maret 2026, Kampung Sori, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya.
Pihak Terlibat: Prajurit TNI Angkatan Laut (AL) yang sedang bertugas di wilayah rawan konflik.
Insiden: Terjadi kontak tembak dengan KKB yang mengakibatkan dua prajurit gugur dan satu prajurit kritis.
Baca selengkapnya.
2. Pengunjung Pusat Perbelanjaan di Medan Tewas Setelah Terjatuh dari Lantai 4
Seorang perempuan berinisial CK (33) tewas setelah terjatuh di pusat perbelanjaan Plaza Medan Fair, Medan, Sumatra Utara pada Minggu (22/3/2026).
Korban merupakan warga Jalan Krakatau Medan Timur.
Korban dilaporkan terjatuh dari lantai 4 hingga ke lantai 1 mal pukul 14.00 WIB. yang kemudian menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Saat kejadian, korban diketahui mengenakan pakaian berwarna biru gelap, celana panjang hitam, serta membawa tas berwarna putih.
Insiden ini sontak mengundang perhatian para pengunjung yang berada di dalam pusat perbelanjaan. Suasana sempat panik ketika korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di lantai dasar.
Sejumlah pengunjung terlihat berkumpul di sekitar lokasi, sementara petugas keamanan dengan sigap mengamankan area guna menghindari kerumunan.
Pasca kejadian, aparat kepolisian langsung memasang garis polisi (police line) di lokasi sebagai bagian dari proses penyelidikan. Berdasarkan pantauan di lapangan, area tempat kejadian perkara (TKP) kini telah dibersihkan.
Tidak terlihat lagi bercak darah maupun tanda-tanda lain yang sebelumnya berkaitan dengan insiden tersebut.
Sejumlah petugas dari pihak manajemen mal juga tampak merapikan area kejadian. Mereka menata bunga di sekitar garis polisi, yang secara tidak langsung menutupi pandangan ke arah TKP.
Baca selengkapnya.
3. Diduga Tak Punya Uang saat Lebaran, Ibu di Pariaman Minum Racun Rumput hingga Tewas
D (50), seorang ibu rumah tangga di Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman, Sumatra Barat, mengakhiri hidup saat Lebaran, Sabtu, (21/3/2026).
Korban kehilangan nyawa setelah menenggak racun rumput. Dia diduga mengalami stres karena persoalan ekonomi.
D kemudian ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB di belakang rumah kerabatnya. Dia berada dalam kondisi tak sadarkan diri.
Korban lalu dilarikan ke RSUD M. Yamin Pariaman untuk mendapat pertolongan. Lantaran kondisinya memburuk, korban dibawa RSUP M. Djamil Padang. Namun, nyawa korban tidak bisa diselamatkan.
Polisi mendapati satu tabung racun tumbuhan merek Gramoxone yang diduga diminum D di tempat kejadian perkara (TKP). Menurut keterangan keluarga dan saksi, korban diduga nekat bunuh diri lantaran impitan ekonomi menjelang Lebaran.
“Menurut keluarga, korban mengalami depresi karena masalah ekonomi. Menjelang Lebaran kebutuhan meningkat, sementara korban tidak memiliki uang,” ucap Hijrul.
Keluarga korban menerima peristiwa itu sebagai musibah. Di samping itu, keluarga korban juga menolak jenazah D diautopsi.
Baca selengkapnya.
4. Warga Jateng Jumadi "Mudik" ke Rumah Dedi Mulyadi, Motornya Nyentrik Ada Poster KDM is The Best
Saat ribuan kendaraan terjebak macet selama libur Lebaran di jalur pantura.
Kehadiran sebuah motor bebek lengkap dengan keranjang besar di kiri kanan dan poster wajah Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di simpang empat Pemuda, Kota Cirebon, Jabar jadi sorotan.
Adalah Jumadi (48) warga asal Temanggung, Jateng yang mengendarai motor tersebut.
Ia mengendarai sepeda motor di antara deretan kendaraan yang merayap pelan di bawah terik matahari.
Dengan helm hitam dan jaket berwarna krem, Jumadi tampak ramah saat disapa di tengah kemacetan.
Di balik perjalanan mudiknya, tersimpan niat yang berbeda dari kebanyakan pemudik lainnya.
Ia mengaku sedang menuju rumah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM, sosok yang ia idolakan.
“Oh iya, mau ke rumahnya Bang KDI, eh ke KDM,” ujar Jumadi sambil tersenyum saat ditanya di lokasi, Minggu (22/3/2026).
Baca selengkapnya.
5. Penjinak Bom Musnahkan Petasan Raksasa Panjang 1,4 Meter yang Ditemukan di Rumah Kosong Bangkalan
Heboh temuan petasan raksasa sepanjang 1,4 meter dan ratusan petasan lainnya di sebuah rumah kosong, Kelurahan Bancaran, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur pada Jumat (20/3/2026).
Ukuran petasan yang besar itu memicu kekhawatiran warga terhadap ledakan yang berpotensi membahayakan hingga tim penjinak bom Polda Jatim dikerahkan ke lokasi.
Alhasil tim pejinak bom atau Jibom langsung mendatangi lokasi dan mengamankan seluruh petasan sebelum dilakukan pemusnahan demi menjaga keselamatan warga sekitar.
Kasatreskrim Polres Bangkalan, Hafid Dian Maulidi, menjelaskan bahwa rumah tersebut tidak berpenghuni dan diduga dijadikan tempat penyimpanan petasan dalam jumlah besar.
"Rumah tersebut kosong tidak ada penghuninya dan di situ digunakan sebagai lokasi penyimpanan petasan," ungkap Dian di Bangkalan, Sabtu (21/3/2026).
Saat melakukan pemeriksaan di lokasi, polisi menemukan ratusan petasan dengan berbagai ukuran, termasuk beberapa berukuran besar yang berpotensi membahayakan.
"Untuk yang besar diameternya 28 sentimeter dengan panjang 1,4 meter, dan ukuran besar lainnya sebanyak tujuh buah."
Baca selengkapnya.
(Tribunnews.com)