TRIBUNPAPUABARAT.COM - Dua tenaga kesehatan (nakes) meninggal setelah diadang orang tak dikenal (OTK) di Kampung Jokbu, Distrik Bamusbama, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya, Senin (16/3/2026) siang.
Kejadian itu masih berdampak proses belajar belasan sekolah di distrik rawan konflik, termasuk di Bamusbama.
Daerah rawan lain di Kabupaten Tambrauw adalah Distrik Subun, Fef, Bamusbama, dan Yembun.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Tambrauw, Karel Nauw, mengatakan terdapat 16 sekolah (Paud hingga SMA/SMK) yang tersebar di empat distrik itu.
Menurutnya, Disdikpora Tambrauw sedang menyiapkan langkah-langkah strategis untuk menjamin proses pendidikan di daerah-daerah tersebut.
Satu di antara langkah itu adalah berkoordinasi dengan pengawas dan kepala sekolah untuk merumuskan pola pembelajaran yang aman.
Baca juga: 2 Nakes Tewas dalam Serangan OTK di Tambrauw, Kapendam Kasuari: Korban Sudah Dievakuasi
"Fokus kami adalah mencari solusi agar proses belajar mengajar tidak terhenti meskipun situasi keamanan belum stabil," ujar Karel Nauw, Senin (23/3/2026).
Keselamatan guru menjadi prioritas sebelum mulai aktivitas tatap muka.
Ia mengatakan para pendidik pun meminta jaminan perlindungan dari pemerintah kampung, tokoh masyarakat, dan aparat keamanan.
Untuk sementara, Disdikpora Tambrauw menerapkan pembelajaran luar jaringan (luring) melalui pemberian tugas mandiri.
Siswa diberikan opsi untuk mengungsi sementara ke daerah yang lebih aman, antara lain Sorong (PBD) dan Manokwari (Papua Barat).
Sejauh ini, sekolah diliburkan hingga April 2026 menunggu kepastian keamanan dari pihak berwenang.
Baca juga: Wabup Paulus Ajambuani Lantik Pengurus Ikatan Mahasiswa Tambrauw di Manokwari
Kronologi Serangan Terhadap Nakes
Insiden bermula saat empat nakes sedang dalam perjalanan pulang dari Rumah Sakit Pratama Fef menuju Sorong.
Setiba di Kampung Jokbu (Banfot), kendaraan mereka tiba-tiba diadang oleh sekelompok orang.
Dua nakes, Hamzah dan Robby, berhasil menyelamatkan diri ke Pos TNI Distrik Bamusbama.
Dua nakes lain, Yeremia Lobo dan Edwin, ditemukan meninggal dunia di lokasi pengadangan.
Aparat masih menyelidik kasus itu untuk mengungkap identitas pelaku dan motif di balik serangan tersebut.
Untuk mengantisipasi gangguan susulan, personel keamanan disiagakan di Distrik Bamusbama.