Belum Turun, Harga Telur Ayam di Pasar Baru Mamuju Bertahan di Rp 65 Ribu Per Rak
Nurhadi Hasbi March 24, 2026 10:47 AM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Memasuki hari ketiga (H+3) pasca-Lebaran Idul Fitri, harga sejumlah komoditas bahan pokok di Pasar Baru Mamuju, Sulawesi Barat, terpantau belum menunjukkan tanda-tanda penurunan.

Pantauan Tribun-Sulbar.com, Selasa (24/3/2026), harga cabai dan telur ayam ras masih bertahan di level tinggi, melanjutkan tren lonjakan yang terjadi sejak menjelang hari raya.

Seorang pedagang di Pasar Baru Mamuju, Jamaluddin, mengungkapkan hingga saat ini harga-harga komoditas utama di lapaknya masih sama dengan harga saat puncak Lebaran kemarin.

Baca juga: Polisi Selidiki Pengrusakan 50 Pohon Tanaman Nanas Warga di Tapango Polman

Baca juga: Harta Kekayaan Gus Yaqut Membengkak setelah Menjabat Menteri Agama, Bertambah Puluhan Miliar

Cabai dan Bumbu Dapur Belum Melandai

Menurut Jamaluddin, kelompok bumbu dapur seperti cabai, tomat, dan bawang masih menjadi komoditas yang paling sulit turun.

Padahal, biasanya permintaan mulai sedikit berkurang setelah hari raya.

"Yang naik signifikan dari kemarin sebelum Lebaran itu cabai, tomat, sama bawang. Sampai sekarang harga cabai masih tertahan di angka Rp50 ribu per kilogram untuk semua jenis. Harganya masih sama, belum ada penurunan," ujar Jamaluddin saat ditemui di Pasar Baru Mamuju, Selasa (24/3/2026).

Lonjakan Harga Telur Ayam Ras

Kondisi serupa juga terlihat pada komoditas telur ayam ras.

Harga telur yang biasanya berada di kisaran normal Rp55.000 hingga Rp58.000 per rak, kini melonjak hingga menyentuh angka Rp65 ribu per rak.

Jamaluddin menjelaskan kenaikan harga telur ini bukanlah fenomena dadakan, melainkan tren yang sudah merangkak naik sejak sepekan sebelum Lebaran.

"Kalau penyebab pastinya (di tingkat distributor) kami kurang tahu juga," tambahnya.

Belum turunnya harga kebutuhan pokok ini diduga akibat rantai pasokan yang belum sepenuhnya kembali normal pasca-libur panjang, serta stok di tingkat pedagang yang masih menyesuaikan dengan harga modal saat Lebaran lalu.

Para pedagang memprediksi harga baru akan berangsur melandai seiring dengan normalnya jalur distribusi logistik dalam beberapa hari ke depan.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Suandi

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.