TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Lonjakan mobilitas masyarakat selama libur Lebaran 2026 terlihat nyata di layanan KRL lintas Commuter Line Jogja-Solo.
Sejak dimulainya masa Angkutan Lebaran pada 13 Maret hingga hari ketiga Lebaran, total pengguna di wilayah KAI Commuter Area 6 Yogyakarta telah menembus setengah juta penumpang atau 552.282 orang.
Dari jumlah tersebut, mayoritas merupakan pengguna Commuter Line Yogyakarta–Palur sebanyak 480.270 orang, sementara 72.012 lainnya berasal dari layanan Commuter Line Prameks.
”Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat memanfaatkan KRL sebagai moda transportasi utama selama libur Lebaran,” ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, Selasa (24/3/2026).
Memasuki hari ketiga Lebaran, Senin (23/3/2026), volume penumpang masih terus bertambah. Hingga pukul 14.00 WIB, tercatat 48.564 pengguna, didominasi penumpang musiman.
Rinciannya, 41.418 pengguna KRL Jogja–Solo dan 7.146 pengguna Prameks, dengan angka yang diperkirakan terus meningkat hingga perjalanan terakhir.
Puncak kepadatan terjadi sehari sebelumnya, Minggu (22/3), yang bertepatan dengan Lebaran hari kedua.
Saat itu, jumlah penumpang mencapai 75.782 orang dan menjadi rekor tertinggi selama periode Angkutan Lebaran tahun ini, jauh melampaui hari pertama Lebaran yang hanya 46.986 pengguna.
Karina, menegaskan lonjakan ini mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat saat Lebaran.
“Pada Lebaran hari kedua kemarin, volume pengguna mencapai 75.782 orang dan menjadi yang tertinggi selama masa Angkutan Lebaran 2026. Ini menunjukkan KRL masih menjadi pilihan utama masyarakat,” ujarnya.
Tingginya mobilitas juga terlihat dari padatnya sejumlah stasiun utama. Stasiun Yogyakarta menjadi titik terpadat dengan total 141.916 penumpang naik dan turun.
Posisi strategisnya sebagai akses menuju kawasan wisata Malioboro serta integrasi dengan berbagai moda transportasi membuat stasiun ini menjadi magnet utama.
Selain itu, Stasiun Lempuyangan mencatat 61.281 pengguna, disusul Stasiun Solo Balapan sebanyak 55.487 orang, dan Stasiun Purwosari dengan 43.890 pengguna.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, KAI Commuter menambah tiga perjalanan KRL Jogja-Solo pada 22–24 Maret 2026, sehingga total perjalanan menjadi 34 per hari.
Karina menambahkan, penambahan perjalanan ini dilakukan untuk mengurai kepadatan dan memberikan kenyamanan bagi pengguna selama masa libur.
Di tengah tingginya animo masyarakat, KAI Commuter juga mengimbau penumpang untuk datang lebih awal, mematuhi aturan, serta menjaga ketertiban dan kebersihan selama berada di stasiun maupun di dalam kereta.