TRIBUNBENGKULU.COM - Di tengah padatnya arus mudik Lebaran di jalur wisata Puncak, Bogor, Jawa Barat, ada pemandangan tak biasa yang mencuri perhatian.
Seekor kucing berwarna oren tampak duduk tenang di atas mobil dinas kepolisian, mengenakan kacamata hitam dan seragam polisi.
Ia bukan sekadar hewan peliharaan.
Kucing itu dikenal dengan nama Oyen Poyici, yang belakangan viral karena aksinya “membantu” polisi memantau lalu lintas.
Minggu (22/3/2026), di Pos Pelayanan Gadog, jalur Puncak, Oyen terlihat mendampingi Bripka Yunus dalam mengawasi arus kendaraan yang melintas.
Di tengah hiruk pikuk kendaraan, Oyen tetap duduk anteng, seolah ikut bertugas menjaga kelancaran perjalanan para pemudik.
Kehadirannya bukan tanpa alasan.
Oyen menjadi bagian dari pendekatan humanis kepolisian agar informasi lalu lintas lebih mudah diterima masyarakat.
Dengan tingkahnya yang menggemaskan, pesan-pesan keselamatan dan ketertiban lalu lintas menjadi terasa lebih dekat dan menarik.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan, kehadiran Polisi Oyen merupakan bagian dari upaya kreatif agar informasi arus lalu lintas lebih mudah diterima.
"Dengan adanya Polisi Oyen ini, dia membantu masyarakat untuk melihat arus lalu lintas seperti apa. Jadi masyarakat bisa mengetahui jalur mana yang padat dan jalur alternatif yang bisa digunakan," ujarnya, Minggu, dikutip dari YouTube Kompas.com
Kisah Hidup Oyen
Namun, di balik popularitasnya, kisah hidup Oyen menyimpan cerita yang mengharukan.
Ia dulunya hanyalah kucing kampung yang dibuang di lingkungan kantor polisi.
Tak ada yang menyangka, dari kondisi itu, Oyen justru menemukan “rumah” baru.
Bripka Yunus kemudian merawatnya dengan penuh perhatian selama lebih dari satu tahun.
Perlahan, Oyen tumbuh menjadi kucing yang jinak dan terbiasa berinteraksi dengan banyak orang.
Kini, di usianya yang sekitar dua tahun, Oyen bukan hanya menemani patroli di jalan.
Ia juga sering diajak ke sekolah-sekolah untuk menyampaikan pesan tentang keamanan dan ketertiban kepada masyarakat, khususnya anak-anak.
Dari kucing yang pernah dibuang, Oyen kini menjelma menjadi ikon kecil di jalanan Puncak.
Di tengah padatnya arus mudik, kehadirannya menghadirkan senyum, sekaligus mengingatkan bahwa pesan keselamatan bisa disampaikan dengan cara yang sederhana namun bermakna.