TRIBUNNEWS.COM - Lionel Messi bisa menjadi yang paling dirugikan karena sikap tak mau mengalah antara Inter Miami dan timnas Argentina, menjelang Piala Dunia 2026 pertengahan Juni mendatang.
Meskipun Piala Dunia 2026 semakin dekat, pelatih kepala Inter Miami, Javier Mascherano, menegaskan bahwa ia tidak berniat mengistirahatkan superstar Lionel Messi selama periode penting ini.
Selain itu, ahli strategi asal Argentina tersebut menekankan bahwa kehadiran Messi di lapangan merupakan faktor penting dalam keberhasilan tim mencapai tujuannya.
Sementara timnas Argentina juga tidak bisa melepaskan begitu saja seorang Lionel Messi.
Pelatih timnas Argentina, Lionel Scaloni tetap memasukkan La Pulga, julukan Messi dalam skuad Piala Dunia untuk 2026, setidaknya sementara ini.
Sekalipun mantan pemain Barcelona dan Paris Saint-Germain (PSG) tersebut kini berusia 38 tahun, tetapi kualitasnya di atas lapangan pertandingan siapa yang berani menyangkalnya.
Javier Mascherano pun mengakui itu.
Bahwa dirinya, sembari berjanji kepada timnas Argentina, akan secara berhati-hati memainkan Lionel Messi, demi sang pemain sekaligus sahabatnya itu bisa tampil di Piala Dunia 2026, tanpa harus meninggalkan tugasnya di kompetisi Major League Soccer (MLS).
"Kami berusaha merawatnya sebaik mungkin, tetapi semua orang tahu bahwa Messi adalah tipe pemain yang merasa paling nyaman dan mempertahankan kondisi fisik terbaiknya ketika dia bermain secara konsisten," ujar pelatih Inter Miami, Javeir Mascherano, yang juga pernah menjadi rekan setim Lionel Messi di Barcelona, dikutip dari laman ESPN.
Ia menegaskan bahwa semua keputusan terkait intensitas permainan Messi didasarkan pada kesepakatan bersama dan komunikasi yang erat antara staf pelatih dan superstar berusia 38 tahun itu sendiri.
Setelah tersingkir dari Piala Champions Concacaf oleh Nashville SC, Inter Miami kini sepenuhnya fokus pada MLS. Inilah mengapa Mascherano ingin memanfaatkan jasa Messi sebaik mungkin.
Baca juga: Demi Kemenangan Inter Miami, Rekan Baru Lionel Messi di Sektor Depan Rela Berkorban
"Jujur saja, tanpa dia, akan sulit bagi kami untuk mencapai tujuan kami. Jadwalnya cukup mudah diatur selama dua bulan ke depan, hanya satu pertandingan per minggu. Jadi, kapan pun Messi siap, itu akan menjadi tambahan yang sangat berharga bagi skuad," kata pelatih Javier Mascherano.
Meskipun masih bersinar di Inter Miami, Messi belum secara resmi mengkonfirmasi partisipasinya di Piala Dunia 2026.
Ia menyatakan bahwa keputusan akhir akan bergantung pada perasaannya dan kondisi fisiknya menjelang musim panas di Amerika Utara.
Baca juga: Manuver Argentina, Lionel Messi Cs Lawan Tim Ranking 115 FIFA sebelum ke Piala Dunia 2026
Seperti disinggung sebelumnya, Messi belum memutuskan masa depannya bersama timnas Argentina, akankah bermain di Piala Dunia 2026 atau tidak.
Tetapi Mascherano, sembari menanggalkan jabatannya sebagai pelatih Inter Miami, dan sebagai publik Argentina, dia berharap La Pulga tetap tampil di Piala Dunia 2026.
Akan menjadi Last Dance yang tak terkira hebatnya jika berhasil membawa Argentina menjuarai World Cup 2026.
"Meskipun demikian, kami juga memahami bahwa dia sedang memasuki tahap akhir (Piala Dunia-red)," ujar pria yang juga pernah bermain bagi Liverpool.
"Tetapi, seperti yang telah saya sebutkan sebelumnya, karena saya mengenalnya dengan baik, dan mengingat bahwa banyak keputusan yang kami buat mengenai dirinya dicapai melalui kesepakatan bersama,kami harus menjaga jalur komunikasi tetap terbuka, terus-menerus memeriksa kondisi fisiknya dan bagaimana perasaannya," katanya.
Sikap ini memang riskan bagi Messi. Jika Inter Miami, sekalipun dijanjikan Mascherano akan dimainkan secara hati-hati, tidak menutup kemungkinan Messi akan mengalami cedera.
Dalam hal ini, Argentina yang berusaha back to back juara Piala Dunia dirugikan karena kehilangan pemain yang paling diandalkan dalam skuad mereka.
(Tribunnews.com/Giri)