Kisah Chorinne Rambing Dokter di Pos Idul Fitri Manado, Korbankan Liburan Demi Obati Penumpang
Alpen Martinus March 24, 2026 04:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Seorang dokter harus siap melayani masyarakat. 

Meski itu berarti mengorbankan waktu, tenaga hingga pikiran. 

Kata - kata ini dipegang erat dr Chorinne Rambing sedari ia memilih dokter sebagai pilihan hidup. 

Baca juga: Korbankan Liburan Demi Obati Penumpang, Kisah Dokter di Pos Pelayanan Idul Fitri Manado

Makanya, ketika ditugaskan dalam pos pelayanan Idul Fitri di Manado, dokter yang bertugas di Puskesmas Kombos ini, tak merasa merana meski waktu liburnya lenyap. 

Ia malah enjoy. 

"Ini memang sudah tugasnya dokter," kata dia kepada Tribunmanado di Pos Pelayanan Terminal Malalayang, Manado, Sulut, Selasa (24/3/2026). 

Di saat teman - teman sebayanya menikmati liburan dengan kumpul bersama keluarga, jalan - jalan bersama teman atau kencan dengan pacar, gadis cantik ini mesti siaga di pos pelayanan, jika sewaktu -
waktu ada penumpang yang sakit. 

Sebagai manusia biasa, ia merasakan sebuah kehilangan. 

Tapi ia memaknai itu bukan sebagai sebuah tragedi. 

Namun berkat. 

"Waktu untuk free tak bisa, padahal ini kesempatan untuk kumpul bersama keluarga, sedih sih sedih, 
tapi melayani sesama mendatangkan berkat," katanya. 

Ia mengaku dalam dirinya sudah tertanam jiwa melayani sesama. 

Satu satunya yang dapat memuaskan jiwa ini adalah pemberian diri untuk sesama manusia lewat pekerjaan mulia sebagai dokter, meski itu harus mengorbankan rasa nyaman. 

"Saya senang dapat melayani sesama," kata dia. 

Ia bersyukur karena orang - orang terdekatnya mendukung terus, bahkan mendoakannya. 

Termasuk sang pacar. 

"Kami sama sama orang kesehatan, jadi sudah saling tahu, kerjaannya seperti ini," kata dia. (ART) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.