Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin
TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Tanjakan gentong jadi tantangan bagi kendaraan yang melintas di arus balik lebaran 2026. Bahkan disebut tanjakan horor karena banyak mobil yang mengalami masalah pada kopling.
Salah satunya dialami pemudik asal Ciamis menuju Tangerang Selatan bersama keluarganya masih terjebak dari jam 09 pagi hingga sekarang, karena mobil yang dikendarai mengalami kerusakan pada kopling.
Tidak hanya satu mobil, bahkan sejak H+1 beberapa kendaraan lain pun sama mengalami kendala pada kopling habis karena tak kuat menanjak.
"Perjalanan waktu mudik kurang lebih 13 jam dari Tangsel menuju Ciamis dan ga ada kendala, tapi sekarang pas mau pulang bisa lebih lama kayanya sampai subuh ini ke rumah," ungkap Caung (56) pemudik asal Ciamis ditemui TribunPriangan.com, Selasa (24/3/2026).
Caung menjelaskan, kendala mobilnya karena kopling habis dan tidak kuat menanjak akibat antrean panjang kendaraan mengarah ke Gentong atas.
Baca juga: Kondisi Terkini Arus Balik Jalur Gentong Siang Ini, Kendaraan Masih Antre Mengular
"Tiap lebaran selalu mudik dan baru sekarang mobil masalh, biasanya pake matic dan saya dari jam 09 pagi sampai sekarang belum beres, karena mekaniknya bergantian benerin mobil lain," jelas Caung.
Caung menyebut tanjakan Gentong menjadi kawasan horor buat pemudik yang melintas, karena banyak sekali mobil yang mengalami kendala pada kopling.
"Pokonya ini tanjakan Gentong horor kalau musim mudik," jelasnya.
Kondisi ini tidak hanya dialami roda empat, namun beberapa sepeda motor pun ikut mogok mesin panas karena tak kuat menanjak.
Ilham pemudik lain asal Cilacap menuturkan, sepeda motornya mendadak mogok karena mesin panas di tanjakan Gentong.
Padahal dari awal keberangkatan tidak ada kendala, hanya memang selama perjalanan jalan dari Cilacap menuju Tasik ramai tapi lancar.
Namun, ketika masuk jalur gentong terjadi antrean yang sangat panjang dan beberapa kendaraan mengalami masalah.
"Kalau normal Cilacap Bandung 13 jam, tapi tadi saya berangkat dari rumah pukul 07 pagi sampai sekarang masih terjebak di Gentong Tasikmalaya, bisa lebih lama ini sampai Bandung," ungkap Ilham.(*)