- Pemilik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang viral di Cimahi bernama Hendrik Irawan akhirnya buka suara usai dikritik pedas oleh Lita Gading.
Tak emosi, Hendrik tampak santai menanggapi kritikan dari psikolog sekaligus mantan artis itu.
Hendrik rupanya sadar betul bahwa responnya akan disorot publik.
Karenanya, saat tahu dirinya dikritik oleh sosok ternama, Hendrik memberikan bereaksi tak berlebihan.
Untuk diketahui, sosok Hendrik Irawan sedang ramai diperbincangkan karena kontennya soal MBG.
Sambil joget-joget, Hendrik kerap merekam konten di dapur SPPG miliknya di Batujajar.
Selain karena aksinya yang sering joget, Hendrik juga disorot karena pengakuannya terkait pendapatan.
Kata Hendrik, dari program MBG dirinya bisa memperoleh cuan hingga Rp6 juta per hari.
"Alhamdulillah ka sy dapet 6 juta per hari," akui Hendrik.
Karena pengakuannya itulah sosok Hendrik ramai dicibir netizen.
Tak terima dengan cibiran netizen, Hendrik mengancam bakal melaporkan netizen ke polisi.
Hal itulah yang akhirnya ditanggapi oleh Lita Gading.
"Kamu yang joget-joget, netizen yang disalahin. Ngapain kamu upload kalau enggak mau dihujat netizen?" kata Lita Gading.
Lebih lanjut diungkap Lita, ia bukannya tidak suka dengan program MBG.
Lita mengkritisi sosok Hendrik, bukan program pemerintah.
"MBG tidak kita benci programnya, tapi yang kita benci orang-orang seperti kamu. Kamu mau laporkan saya juga? silahkan. Aku tunggu kamu laporannya. Orang kayak gini nih yang harusnya kita berantas. MBG carut marut gara-gara kalian," ujar Lita.
Respon Hendrik Irawan
Tak lama berselang usai dikritik Lita Gading, Hendrik memberikan respon.
Hendrik tampak santai saat tahu dirinya disorot Lita Gading.
Tak tersinggung, Hendrik justru mengaku dirinya mengidolakan sosok Lita.
Hendrik lantas memuji sosok Lita Gading.
"Dicariin dr Lita Gading noh," ujar netizen.
"Alhamdulillah sayah termasuk pens teteh lita gading beliau sosok wanita tangguh kuat dan membela hak rakyat insa aloh amanah klo teteh lita gading," ungkap Hendrik.
Lebih lanjut, Hendrik pun mengungkap kesiapannya untuk diaudit.
19 tahun bekerja di dunia katering, Hendrik mengaku siap jika dirinya diperiksa oleh Badan Gizi Nasional soal program MBG.
Lagipula diakui Hendrik, dirinya membuat dapur MBG dengan modal sendiri.
"Ayooo lah siapa yang mau audit ini keadaan 6 juta sehari?" tanya netizen.
"Semuah sppg ya audit ya karena semuah sppg menerima Kaka heheh itu uang instip pegen akun gedung yang kami bikin dengan modal sendri dan yg sayah bikin 3.5 m Kaka dan blom balik modal sayah siap diaudit dan mempertangung jawabkan apa yg selam ini," akui Hendrik.
(*)