TRIBUNTIMUR.COM, WAJO - Aktivitas arus balik lebaran di Pelabuhan Bangsalae Siwa, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami lonjakan penumpang.
Ada sekira 589 orang bertolak dari Pelabuhan Bangsalae Siwa menuju Pelabuhan Tobaku, Sulawesi Tenggara, hingga hari ketiga setelah lebaran, Selasa (24/3/2026).
Pemudik berangkat menggunakan 3 Kapal Feri, diantaranya Kapal Motor Penumpang (KMP) Merak, Camelia dan New Rose.
Kapolsek Pitumpanua, AKP Andi Suhidin, menjelaskan masing-masing KMP memuat penumpang (orang dan kendaraan).
"Iya, betul penumpang arus balik lebaran dari Pelabuhan Bangsalae Siwa ke Tobaku melonjak, sangat padat," ujarnya kepada Tribun-Timur.com melalui telepon Whatsapp.
Baca juga: Polres Wajo Rekayasa Lalu Lintas di Sengkang, Terapkan One Way Mulai 17 Maret
Ratusan penumpang berangkat dengan tiga jadwal berbeda.
"KMP Merak berangkat pukul 09.10 WITA dengan 154 orang, 37 kendaraan roda empat dan 33 unit roda dua. Lalu, KMP Camelia pukul 11.30 WITA dengan 177 orang, 37 unit kendaraan roda empat, dan 37 unit roda dua," ujarnya.
KMP New Rose bertolak pukul 14.20 WITA dengan 124 orang, dua unit kendaraa roda enam, 37 unit roda empat, dan 31 unit roda dua
Selain kapal Feri, Kapal Fiber juga diberangkatkan menuju Pelabuhan Tobaku.
"Kalau kapal fiber itu ada ratusan juga penumpangnya, 134 orang dari Pelabuhan Bangsalae Siwa ke Tobaku hari ini," jelasnya.
Sehingga total keseluruhan penumpang arus balik dari Pelabuhan Bangsalae Siwa berjumlah 589 orang, 111 kendaraan roda empat, 101 roda dua dan 2 unit kendaraan roda enam.
Angka tersebut diklaim mengalami kelonjakan penumpang dari arus mudik lebaran.
"Naik jika dibandingkan arus mudik lebaran dari Pelabuhan Bangsalae Siwa ke Tobaku, rata-rata penumpang tidak sampai 100 orang masing-masing dalam Kapal Motor Penumpang (KMP), begitupun kendaraan roda dua dan empat," jelas Andi Suhidin.
Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di lokasi tersebut kondusif.
Satuan Tugas (Satgas) Preemtif dari fungsi Samapta melaksanakan pengamanan terbuka di sejumlah pos pengawasan.
Bahkan memantau arus penumpang dan kendaraan yang akan menyeberang menuju Tobaku, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara.
"Betul, Satgas Preventif juga melaksanakan kegiatan yustisi terhadap penumpang, baik yang berangkat maupun yang tiba di pelabuhan," katanya.
"Langkah ini dilakukan untuk memastikan kepatuhan masyarakat terhadap aturan serta menjaga keamanan selama aktivitas penyeberangan berlangsung," tambahnya.
Ia mengimbau masyarakat tetap mematuhi aturan yang berlaku serta menjaga ketertiban selama melakukan perjalanan.