Paspampres Gagalkan Aksi Bunuh Diri Wanita 20 Tahun di Depan Istana Negara
Hironimus Rama March 24, 2026 06:14 PM

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA – Suasana penjagaan di sekitar Istana Merdeka mendadak tegang pada Minggu (22/3/2026) malam.

Seorang wanita muda berinisial JSLP (20) nekat melakukan percobaan bunuh diri tepat di depan gerbang pusat pemerintahan Republik Indonesia tersebut.

Beruntung, gerak-gerik mencurigakan wanita ini berhasil diendus lebih awal oleh petugas keamanan yang tengah berjaga, sehingga tragedi nahas bisa dicegah.

Baca juga: Antrean Mengular Sejak Subuh, Warga Rela Lesehan demi Open House Presiden Prabowo di Istana Negara

Ketegangan Tengah Malam

Insiden mendebarkan ini bermula menjelang tengah malam. Kasat PPA/PPO Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Rita Oktavia, membeberkan kronologi detik-detik penyelamatan wanita tersebut yang dimulai pada pukul 23.35 WIB.

Saat itu, seorang anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang sedang memantau dari dalam pagar Istana melihat korban menunjukkan gelagat yang tidak wajar.

"Selanjutnya mendatangi perempuan tersebut dengan tas sudah berada di bawah, dan sepatu sudah terlepas. Selanjutnya anggota melapor ke danposko, selanjutnya paspampres melakukan pelaporan ke tenda putih kepada anggota Brimob yang sedang berjaga," tutur Kompol Rita Oktavia dalam keterangannya, Selasa (24/3/2026).

Mendapat laporan krusial tersebut, pada pukul 23.40 WIB, personel Brimob dari Resimen Cikes yang bersiaga di Tenda Putih A11 langsung meluncur ke lokasi kejadian.

Lima menit berselang, informasi darurat ini juga diteruskan ke jajaran Polsek Metro Gambir. Saat petugas kepolisian tiba di depan pintu Istana Merdeka, JSLP telah diamankan sementara oleh personel Paspampres. Namun, proses evakuasi tidak berjalan mudah.

Tepat lewat tengah malam pada pukul 00.10 WIB, tim dokter dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokes) Polres Metro Jakarta Pusat tiba di lokasi untuk melakukan pendekatan medis dan psikologis.

Sayangnya, korban yang diduga tengah mengalami guncangan mental itu terus berupaya menjauh setiap kali hendak didekati oleh petugas medis.

Proses Persuasif Berhasil

Setelah melalui proses negosiasi dan bujukan persuasif yang cukup alot, petugas akhirnya berhasil menenangkan wanita tersebut.

Pada pukul 00.56 WIB, JSLP sukses diamankan sepenuhnya dan langsung dibawa ke Posko Pengamanan Polri untuk dimintai keterangan awal, sebelum akhirnya dievakuasi ke Polres Metro Jakarta Pusat pada pukul 01.16 WIB.

Saat ini, pihak kepolisian masih berupaya menggali motif di balik aksi nekat wanita muda tersebut.

“Yang bersangkutan saat ini sudah diamankan dan dalam penanganan lebih lanjut. Kami juga akan melakukan pendalaman terkait latar belakang serta kondisi kejiwaannya,” ujar Rita menegaskan.

Penyelidikan intensif dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait terus dilakukan kepolisian guna memastikan JSLP mendapatkan penanganan medis dan pendampingan psikologis yang tepat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.