WARTAKOTALIVE.COM, CIRACAS - Arus balik lebaran sudah terasa di Terminal Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur pada Selasa (24/3/2026) pagi hingga siang hari.
Arus kedatangan penumpang antar kota antar provinsi (AKAP) mendominasi aktivitas di terminal tersebut.
Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain mengatakan data produksi terminal sejak pukul 00.00 hingga 12.00 WIB, tercatat sebanyak 2.501 penumpang tiba di terminal.
Sementara itu, jumlah penumpang yang berangkat hanya mencapai 344 orang.
Tidak hanya dari sisi penumpang, jumlah armada bus yang masuk juga jauh lebih tinggi dibandingkan yang keluar. Sebanyak 107 bus tercatat datang, sedangkan bus yang berangkat hanya 47 unit.
Revi mengatakan kondisi ini menunjukkan adanya lonjakan arus kedatangan dalam periode tersebut.
"Memang dari tengah malam sampai siang ini, kedatangan lebih dominan dibanding keberangkatan,” ujar Revi.
Baca juga: KAI: 250.000 Tiket KA hingga 1 April 2026 dan Diskon 30 Persen Masih Tersedia
Sejumlah penumpang yang baru tiba mengaku memilih perjalanan malam untuk efisiensi waktu.
"Saya berangkat semalam supaya pagi sudah sampai Jakarta dan bisa langsung beraktivitas,” ujar Rudi, salah satu penumpang.
Sementara itu, Revi memastikan akan terus memantau perkembangan arus penumpang sepanjang hari.
“Kami akan update kembali kondisi selanjutnya," pungkasnya.
Pantauan Wartakotalive.com terlihat penumpang tidak menumpuk dalam jumlah besar.
Meski demikian, bus-bus Antar Kota dan Antar Provinsi datang silih berganti tanpa henti, mengisi sudut terminal dengan ritme kedatangan yang teratur.
Sejak pagi hingga menjelang siang, bus terus berdatangan setiap beberapa menit sekali. Armada tersebut datang dari berbagai kota asal, mulai dari Cianjur, Merak, hingga perjalanan jauh dari Bali.
Satu per satu penumpang turun dari bus yang mereka tumpangi dari kampung halaman.
Mereka membawa beragam barang seperti tas ransel yang dipanggul di bahu, koper yang ditarik perlahan, hingga kardus-kardus yang digenggam erat.
Di antara mereka, ada yang melangkah sendiri, ada pula yang berjalan bersama keluarga, saling menjaga di tengah keramaian yang tetap terasa hangat. (m30)