Sampah Selama Lebaran di Kota Bekasi Tembus 3.677 Ton dalam 5 Hari
Dwi Rizki March 24, 2026 06:17 PM

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mencatat lonjakan volume sampah selama periode Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dalam kurun waktu 19 hingga 23 Maret 2026, total sampah yang berhasil diangkut mencapai 3.677 ton dan telah dikirim ke TPA Sumurbatu, Bantargebang.

Kepala DLH Kota Bekasi, Kiswatiningsih, mengungkapkan bahwa angka tersebut merupakan hasil akumulasi pengangkutan sampah oleh petugas UPTD di seluruh kecamatan.

"Di mana, secara catatan dari hasil sampah yang terangkut oleh petugas UPTD di tingkat wilayah Kecamatan berada di angka 3,677 Ton. Yang kini seluruh sampah tersebut sudah siap dilakukan pengolahan di TPA," ucap Kiswatiningsih, Selasa (24/3/2026).

Ia menambahkan, proses pengolahan sampah di TPA dilakukan dengan metode pemilahan, antara sampah yang masih memiliki nilai daur ulang dan yang tidak.

"Tentunya turut dipilah oleh petugas kami di TPA, agar tidak tertumpuk secara menyeluruh. Bagi produksi sampah-sampah yang dihasilkan," jelas dia.

Baca juga: Arus Balik Lebaran 2026 Meningkat, Polri Terapkan One Way Nasional pada Selasa Ini Pukul 14.00 WIB

Sebelumnya, DLH Kota Bekasi telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi lonjakan sampah selama momentum Lebaran.

Seluruh petugas kebersihan dikerahkan guna memastikan tidak ada sampah yang tertinggal, terutama saat malam takbiran dan hari raya.

Kiswatiningsih menegaskan bahwa periode tersebut menjadi waktu krusial karena peningkatan aktivitas masyarakat yang berdampak langsung pada volume sampah.

"Maka, untuk itu kami dari Dinas Lingkungan Hidup sudah menginstruksikan kesiapsiagaan seluruh petugas kebersihan di setiap masing-masing UPTD Kebersihan di tingkat Kecamatan agar memastikan untuk tidak ada sampah, yang tidak terangkut ke TPA Sumurbatu," ucap dia.

Pengangkutan sampah dilakukan secara berkala sejak 18 hingga 24 Maret 2026, dengan dukungan penuh armada dan petugas di lapangan. 

Langkah ini juga menjadi bagian dari program Mudik Minim Sampah 2026 di Kota Bekasi.

"Dengan seluruh kesiapan petugas dan armada turut dikerahkan secara teknis dilapangan. Demi mendukung progam Mudik Minim Sampah Tahun 2026 yang berlangsung di Kota Bekasi, ujarnya.

DLH juga memprioritaskan penanganan sampah di titik-titik vital, seperti pusat perbelanjaan, pasar, kawasan permukiman, serta area dengan aktivitas masyarakat tinggi.

"Meliputi pusat perbelanjaan seperti pasar, wilayah perumahan dan pemukiman warga maupun pusat pusat titik kota lainnya. Untuk kepastian agar tidak ada penumpukkan sampah yang terjadi pada Hari Raya Idul Fitri maupun pada saat Masa Angkutan Mudik Lebaran," katanya.

Selain itu, pengawasan dilakukan secara intensif di lokasi rawan penumpukan sampah. DLH juga menyiapkan armada tambahan sebagai langkah antisipasi jika terjadi lonjakan volume secara signifikan.

“Maupun kami juga menyiapkan armada cadangan untuk memastikan proses pengangkutan tetap berjalan optimal apabila terjadi peningkatan volume sampah secara drastis di lapangan,” jelasnya.

Di sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah sesuai aturan dan jadwal yang telah ditetapkan.

“Kami berharap kesadaran masyarakat juga meningkat, sehingga upaya penanganan sampah ini bisa berjalan maksimal. Karena kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama,” jelas dia. (m27)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.