TRIBUNMANADO,CO,ID, SANGIHE – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar Kejuaraan Terbuka Tinju Piala Bupati Kepulauan Sangihe Tahun 2026 sebagai upaya mendukung pembinaan dan pengembangan olahraga tinju di daerah.
Kejuaraan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 18 April 2026, bertempat di GOR Membara, dengan total hadiah mencapai Rp180.550.000.
Ketua pertandingan, Jonatan Antarani, saat dikonfirmasi pada Selasa (24/3/2026) menjelaskan bahwa kejuaraan ini akan diikuti oleh atlet dari berbagai daerah di Indonesia.
“Akan diikuti oleh peserta dari Makassar, Papua, Jawa Barat, Toli-Toli, Ternate, serta seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Utara,” ujarnya.
Ia menambahkan, untuk Kabupaten Kepulauan Sangihe sendiri akan diwakili oleh 14 sasana tinju yang siap bersaing dalam ajang bergengsi tersebut.
“Total atlet yang ikut diperkirakan lebih dari 300 orang. Sementara untuk hakim dan juri akan diambil dari tingkat nasional serta daerah,” tambahnya.
Terkait kesiapan atlet tuan rumah, Jonatan menegaskan optimisme Sangihe dalam menghadapi kejuaraan ini.
“Kami akan berupaya mempertahankan Piala Bupati Cup ini, karena ini merupakan pertama kalinya Sangihe menggelar kejuaraan Bupati Cup,” pungkasnya.
Kejuaraan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mampu melahirkan atlet-atlet tinju berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional.
Tentang Sangihe
Ibukota Kebupaten Kepulauan Sangihe adalah Tahuna.
Jarak garis lurus (udara) dari Tahuna ke Manado adalah sekitar 235 kilometer (atau setara dengan 146 mil).
Karena Tahuna terletak di Kepulauan Sangihe dan dipisahkan oleh laut dari daratan utama Sulawesi, berikut adalah estimasi jarak dan waktu tempuh berdasarkan moda transportasi yang umum digunakan:
Jalur Udara (Pesawat):Rute ini menghubungkan Bandara Naha (NAH) di Tahuna dengan Bandara Internasional Sam Ratulangi (MDC) di Manado.
Waktu tempuh penerbangan biasanya memakan waktu sekitar 50 menit hingga 1 jam.
Jalur Laut (Kapal/Feri):Jarak tempuh melalui laut bisa bervariasi tergantung rute kapal (apakah singgah di pulau lain seperti Siau atau tidak).
Waktu tempuh dengan kapal cepat biasanya memakan waktu sekitar 5 hingga 7 jam, sedangkan kapal malam (feri) bisa memakan waktu sekitar 10 hingga 14 jam.
Kabupaten Kepuluan Sangihe terdiri atas 105 pulaukecil dan sangat kecil dimana 26 pulau berpenghuni dan 79 pulau tidak berpenghuni.
Berada antara Pulau Sulawesi dengan Pulau Mindanao (Republik Pilipina).
Sebagian besar warganya bekerja sebagai nelayan.(EDU)