Rentan Banjir, Pemkab Malinau Lakukan Pemetaan Fasilitas Umum dan Sekolah di Lima Kecamatan
Junisah March 24, 2026 07:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Pemkab Malinau memulai langkah pemetaan menyeluruh terhadap fasilitas umum dan bangunan sekolah yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap bencana banjir.

Langkah inventarisasi ini merupakan bagian dari strategi mitigasi jangka panjang untuk mendata sarana publik di titik rawan genangan wilayah perkotaan.

Fokus utama pendataan diarahkan pada pemulihan fungsi gedung sekolah mengingat saat ini aktivitas belajar mengajar sedang dalam masa libur panjang.

Upaya sterilisasi lumpur dan penataan ulang lingkungan menjadi target jangka pendek agar seluruh sarana pendidikan siap digunakan saat masa masuk sekolah tiba pasca banjir sebelum lebaran lalu.

Baca juga: Pulih Pasca Banjir jadi Momentum Pererat Kebersamaan Warga Malinau di Idul Fitri 2026

Wakil Bupati Malinau Jakaria menjelaskan instansi terkait telah diinstruksikan untuk memverifikasi kondisi fisik bangunan yang kerap terdampak luapan air.

"Menghimbau kepada OPD-OPD terkait untuk kembali menata fasilitas umum terutama sekolah-sekolah yang sekarang sedang libur untuk membersihkan sehingga pada saat nanti melaksanakan belajar mengajar di kelas sekolah sudah bersih kembali," ujar Jakaria.

Berdasarkan hasil pemetaan lapangan, genangan air tercatat merendam gedung SMP Seberang serta sejumlah bangunan Sekolah Dasar dan PAUD di lima kecamatan.

Kondisi tersebut menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk mengevaluasi posisi bangunan fasilitas pelayanan dasar yang bersinggungan langsung dengan area rendah.

Selain perbaikan fisik, aspek kebersihan lingkungan sekolah menjadi prioritas guna menjamin kesehatan siswa pasca surutnya genangan.

Baca juga: Jelang Lebaran Idul Fitri Genangan Air Belum Surut, Wakil Bupati Tinjau Lokasi Banjir di Malinau

"Ada beberapa sekolah termasuk SMP Seberang dan beberapa SD dan TK PAUD itu terendam banjir karena banjir kemarin melanda lima kecamatan rata, semuanya tergenang yang ada di sekitar perkotaan," katanya.

Data hasil inventarisasi ini nantinya akan dijadikan rujukan dalam penyusunan kebijakan teknis untuk memperkuat daya tahan fasilitas publik di masa mendatang.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.