TRIBUN-PAPUA.COm, JAYAPURA – Seorang karyawan Mission Aviation Fellowship (MAF) berinisial YW ditemukan tak bernyawa di area Lapangan Terbang MAF, Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (24/3/2026).
Kepala Polres Jayapura, AKBP Dionisius V.D.P Helan, yang dikonfirmasi mengatakan, korban ditemukan sekitar pukul 13.00 WIT oleh sejumlah warga yang berada di luar lapangan terbang.
Mereka yang kemudian melaporkan temuan itu ke Kantor MAF.
“Dari keterangan saksi, korban ditemukan oleh beberapa orang dari luar pagar. Dari laporan itu, saksi bersama satu rekan lainnya segera menuju lokasi dan mendapati korban sudah dalam posisi tengkurap,” kata AKBP Dionisius Helan ketika dikonfirmasi pada Selasa petang di Jayapura.
Penyelidikan mendalam
Pascatemuan tersebut, pihak MAF segera berkoordinasi dengan otoritas Kepolisian Bandara Sentani. Korban dievakuasi ke RSUD Yowari menggunakan ambulans milik bandara.
Baca juga: Koalisi Penegak Hukum dan HAM Papua: Pembangunan Markas TNI di Biak Memicu Konflik Agraria
Dionisius menjelaskan, meskipun pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi, penyebab pasti kematian masih dalam pendalaman.
Namun, informasi dari rekan kerja mengungkap bahwa almarhum memiliki riwayat gangguan kesehatan.
"Berdasarkan keterangan rekan-rekannya, almarhum diketahui memiliki riwayat penyakit lambung dan kerap mengeluh sakit meski telah mengonsumsi obat-obatan."
"Dugaan awal mengarah ke sana, namun kami tetap melakukan penyelidikan menyeluruh untuk memastikan penyebabnya," tutur Dionisius.
Saat ini, Satuan Reserse Kriminal Polres Jayapura masih berupaya menghubungi pihak keluarga korban.
Baca juga: Albert Yoku: Pembangunan Infrastruktur di Papua Harus Menyentuh Level Distrik
Jenazah YW masih disemayamkan di RSUD Yowari sembari menunggu keputusan keluarga terkait langkah penanganan selanjutnya.
MAF sendiri merupakan organisasi Kristen internasional yang memiliki peran krusial di Tanah Papua.
Selama puluhan tahun, organisasi ini menyediakan layanan penerbangan, komunikasi, dan teknologi untuk menjangkau masyarakat di wilayah-wilayah terpencil yang sulit diakses melalui jalur darat. (*)