Sosok Pemudik yang Bawa Tas Isi 20.000 Dollar AS, Pemicu Uang Tunai Rp 339 Juta Tertinggal Terkuak
Ignatia Andra March 24, 2026 09:14 PM

 

TRIBUNJATIM.COM - Terungkap sosok pemilik tas yang tertinggal di daerah Masjid di Bakeuheni.

Sebuah tas menjadi sorotan lantaran berisi uang tunai senilai 20.000 Dollar Amerika Serikat.

Uang tunai tersebut dalam rupiah senilai Rp 339 juta.

Setelah ditelusuri dan diumumkan tentang keberadaan tas tersebut, pemili asli datang.

Sosok pemilik tas

Pemilik tas, yang diidentifikasi bernama Nana Halimi, diduga terburu-buru saat hendak melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Bakauheni sehingga tas miliknya tertinggal di area masjid setelah beristirahat.

Sekitar pukul 15.25 WIB, Nana mendatangi kantor keamanan untuk mengajukan klaim kepemilikan.

Petugas kemudian melakukan verifikasi identitas serta pencocokan isi barang untuk memastikan validitas kepemilikan.

Berdasarkan pemeriksaan bersama, tas tersebut berisi:

  • Uang tunai 20.000 dollar Amerika Serikat (setara Rp 339 juta).
  • Uang tunai Rp 7,7 juta.
  • Tiga kartu ATM dan buku tabungan dengan saldo ratusan juta rupiah.
  • Dokumen identitas pribadi.

"Seluruh barang diserahkan kembali dalam kondisi lengkap tanpa kekurangan," tutur Alkautsar, dikutip TribunJatim.com via Kompas.com, Selasa (24/3/2026).

Ada dalam Lost and Found

Sebuah tas berisi uang tunai sebesar 20.000 dollar Amerika Serikat milik seorang pemudik tertinggal di rest area Tol Lampung.

Tas tersebut ditemukan dan telah dikembalikan secara utuh kepada pemiliknya oleh petugas keamanan setempat.

Manager Public Affairs Hakaaston Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter), M Alkautsar menjelaskan, penemuan barang berharga tersebut terjadi di rest area 87B pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 14.23 WIB.

"Ditemukan oleh petugas keamanan saat melaksanakan patroli rutin di area masjid," ujar Alkautsar melalui keterangan tertulis, Selasa (24/3/2026).

Insiden tas tertinggal ini bukan kali pertama terjadi di ruas tol Lampung dalam waktu dekat.

Sebelumnya, petugas jalan tol juga menemukan tas berisi uang Rp 23 juta di rest area KM 116A pada Senin (16/3/2026).

Manager Usaha Jasa Lainnya (UJL) PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB), Irpan Sahpani, menyatakan bahwa tas tersebut milik seorang pemudik asal Jakarta Barat bernama Antoni yang sedang dalam perjalanan menuju Ranau.

Berdasarkan keterangan pemilik, tas itu tertinggal di area minimarket saat ia dan keluarganya sedang beristirahat.

Tas beserta isinya telah diamankan dan diserahkan kembali kepada Antoni.

Tingginya mobilitas masyarakat selama mudik Lebaran 2026 berdampak pada bertambahnya jumlah barang penumpang yang tertinggal di kereta maupun stasiun.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) misalnya saja seperti yang ada di Daerah Operasi 7 Madiun mencatat sebanyak 28 barang berhasil diamankan melalui sistem Lost and Found sejak 11–17 Maret 2026.

Data tersebut dihimpun sejak dimulainya masa Angkutan Lebaran pada 11-17 Maret 2026. Jumlah ini naik dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya mencatat 14 barang temuan.

Baca juga: Layani Ratusan Ribu Pelanggan saat Lebaran 2026, KAI Daop 7 Gunakan 264 Kereta Api Jarak Jauh

Jenis Barang Beragam

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan peningkatan ini seiring dengan tingginya aktivitas penumpang yang cenderung terburu-buru saat bepergian.

"Sistem Lost and Found milik KAI menjadi wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap keamanan dan kenyamanan pelanggan. Hal ini terbukti dengan pengembalian barang-barang berharga senilai puluhan juta rupiah yang tertinggal," kata Tohari, Rabu (18/3/2026).

Ia menegaskan, seluruh barang yang ditemukan langsung dicatat dalam sistem digital internal KAI untuk mempermudah proses pencarian oleh pemiliknya.

Sistem Digital Mempermudah Pengembalian

Menurutnya, mekanisme tersebut membuat proses pelacakan barang menjadi lebih cepat dan akurat ketika ada laporan kehilangan dari pelanggan.

Adapun jenis barang yang tertinggal cukup beragam, mulai dari barang pribadi seperti tas, jaket, hingga barang bernilai tinggi seperti ponsel, laptop, perhiasan, dan uang tunai jutaan rupiah.

Baca juga: Mudik Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Sediakan Takjil Gratis di Stasiun untuk Pemudik

Bahkan pada Selasa (17/3/2026), petugas kembali mengamankan satu unit telepon genggam serta tas ransel berisi uang tunai sebesar Rp3.750.000 yang tertinggal oleh penumpang.

Tohari mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap barang bawaannya selama perjalanan mudik. 

"Kami pastikan setiap barang yang tertinggal akan kami amankan dengan baik. Kepercayaan pelanggan adalah prioritas kami," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.