Tragedi di Jalan Turunan Kemranjen Banyumas, Dua Orang Tewas Usai Tabrakan Beruntun
Eko Sutriyanto March 24, 2026 09:18 PM

TRIBUNNEWS.COM, BANYUMAS – Jalur menurun di wilayah Kemranjen, Kabupaten Banyumas, kembali memakan korban jiwa. Kecelakaan beruntun yang diduga dipicu rem blong menewaskan dua orang dan melukai 11 lainnya pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa terjadi di Jalan Raya Sokawera–Wijahan, tepatnya di depan Caffe Bawor, Desa Alasmalang, sekitar pukul 09.20 WIB.

Insiden ini melibatkan dua kendaraan, yakni Toyota Kijang dan Isuzu Panther pick up yang melaju searah dari utara ke selatan.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyumas, Iptu Metri Zul Utami, mengungkapkan bahwa kecelakaan bermula saat Toyota Kijang melaju di jalur menurun dengan kecepatan sedang.

Namun, saat mendekati lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga mengalami gangguan pengereman.

“Diduga rem tidak berfungsi optimal sehingga kendaraan menabrak bagian belakang kendaraan di depannya,” jelasnya, Selasa (24/3/2026).

Baca juga: Kronologi Kecelakaan di Majalengka Dipicu Cuaca Buruk, 3 Tewas dan Belasan Luka

Benturan itu memicu rangkaian kecelakaan. Toyota Kijang oleng ke kanan, menghantam tebing, lalu terguling. Sementara Isuzu Panther terdorong ke sisi kiri hingga menabrak pembatas jembatan.

Polisi mencatat setidaknya terjadi tiga kali benturan dalam insiden tersebut.

Dua korban meninggal dunia merupakan penumpang Isuzu Panther, yakni AJ (47) yang tewas di lokasi akibat cedera berat, serta AR (10) yang meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit.

Selain itu, 11 orang lainnya mengalami luka ringan hingga sedang, termasuk kedua pengemudi kendaraan.

Para korban luka saat ini dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan, di antaranya RSU Medika Lestari Kemranjen dan RSU Amanah Sumpiuh.

Kerugian materiil akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp20 juta.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat melintasi jalur dengan kontur menurun panjang, terutama terkait kesiapan sistem pengereman kendaraan.

Polisi mengimbau pengendara untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan, guna menghindari risiko kecelakaan serupa. (Tribun Jateng/ Permata Putra Sejati)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.