Pasca Lebaran, Harga Daging Sapi di Beltim Kembali Normal di Angka Rp160 Ribu
Asmadi Pandapotan Siregar March 24, 2026 09:19 PM

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Tren konsumsi daging sapi di Belitung Timur mulai mengalami perubahan memasuki H+3 Idulfitri 1447 Hijriah, Selasa (24/3/2026). Setelah sempat tinggi saat puncak Lebaran, harga daging kini berangsur kembali normal.

Seorang pedagang daging, Abdurrohman (30) atau Rohman, mengatakan penurunan harga terjadi seiring berkurangnya permintaan dari masyarakat yang mulai jenuh mengonsumsi olahan daging.

"Harga daging sekarang sudah kembali ke awal lagi karena masyarakat sepertinya sudah mulai bosan makan daging setelah beberapa hari lebaran. Penurunan ini terjadi secara alami mengikuti hukum permintaan dan penawaran di pasar," ujarnya.

Untuk daging sapi murni, Rohman kini mematok harga Rp160 ribu per kilogram, turun dari harga sebelumnya yang sempat menyentuh Rp170 ribu per kilogram pada H-1 Lebaran.

Tak hanya daging murni, harga daging sop yang sempat menjadi incaran warga kini di angka Rp140 ribu per kilogram. Sementara itu, untuk daging cincang yang biasanya digunakan untuk bahan bakso, harganya tetap stabil di angka Rp100 ribu.

"Daging murni sekarang 160 ribu dan daging sop 140 ribu, semuanya sudah harga hari-hari biasa lagi. Kita menyesuaikan karena stok sisa lebaran kemarin masih ada namun pembeli tidak sepadat sebelumnya," ucap Rohman.

Rohman juga merinci harga bagian sapi lainnya yang kini sudah berada pada level harga reguler. Bagian isi dalam seperti babat dan paru kini dibanderol seharga Rp90 ribu per kilogram di lapak miliknya.

Bagian lain seperti tunjang dijual seharga Rp60 ribu dan engkel seharga Rp50 ribu. Sedangkan untuk bagian kikil, Rohman mematok harga yang paling terjangkau yakni di angka Rp30 ribu per kilogram.

Ketersediaan stok di lapak Rohman saat ini diakuinya masih sangat mencukupi meski aktivitas pemotongan besar di RPH belum sepenuhnya pulih.

"Meskipun lebaran kemarin barang masih ada sisa, tapi karena pembeli sudah mulai berkurang maka harga kita kembalikan ke awal," ungkap Rohman.

Rohman juga menyampaikan fenomena bosan daging ini memang lumrah terjadi setiap tahunnya. Masyarakat Belitung Timur biasanya mulai beralih mencari menu yang lebih segar seperti ikan laut atau sayur-sayuran bening.

Rohman memprediksi aktivitas jual beli daging akan tetap stabil di angka harga normal ini hingga beberapa pekan ke depan. Ia tidak melihat adanya indikasi kenaikan harga dalam waktu dekat karena pasokan masih terjaga.

"Harga hari-hari ya segini, tidak akan berubah banyak lagi kalau sudah lewat masa puncak lebaran. Kita fokus melayani pelanggan rutin seperti penjual makanan berkuah yang sudah mulai kembali beroperasi," ujarnya.

Meski pembeli tidak berjejal seperti pekan lalu, Rohman tetap berjualan. Ia selalu setia menjaga kepercayaan warga yang sekiranya berminat untuk sekadar mampir ke lapaknya. (Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.