Laporan Adim Mubaroq
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Kecelakaan maut yang melibatkan Isuzu Elf Microbus di wilayah Cingambul, Kabupaten Majalengka menyisakan sejumlah fakta menarik di balik insiden tragis tersebut.
Dari 21 penumpang, ada 6 meninggal dunia, 15 orang lainnya luka.
Peristiwa terjadi di Jalan Raya Panjalu–Cikijing, tepatnya di Blok Maniis Tonggoh, Desa Maniis, Senin malam (23/3/2026) sekitar pukul 23.05 WIB.
Kendaraan bernomor polisi Z 7012 CN itu mengangkut rombongan keluarga asal Karawang.
Berikut sejumlah fakta penting dari kecelakaan tersebut:
1. Rombongan Pulang Wisata dari Pangandaran
Berdasarkan keterangan Polres Majalengka, rombongan diketahui baru pulang dari perjalanan wisata ke Pangandaran setelah sebelumnya sempat singgah di wilayah Ciamis.
Mereka melanjutkan perjalanan malam hari menuju Karawang melalui jalur Majalengka.
2. Muat 21 Penumpang dalam Satu Kendaraan
Kendaraan Isuzu Elf Microbus tersebut membawa total 21 penumpang. Dari jumlah itu, enam orang meninggal dunia dan 15 lainnya mengalami luka-luka.
Tiga korban meninggal di lokasi kejadian, sementara tiga lainnya meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis.
3. Terjadi di Jalur Ekstrem Jahim dan Minim Penerangan
Lokasi kecelakaan berada di jalur Panjalu–Cikijing atau jalur jahim. Jalur jahim ini dikenal memiliki medan berat, berupa turunan curam dan tikungan tajam.
Selain itu, kondisi jalan dilaporkan minim penerangan sehingga meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada malam hari.
4. Kabut Tebal Batasi Jarak Pandang
Saat kejadian, kondisi cuaca dilaporkan berkabut tebal dengan jarak pandang hanya sekitar 5 meter. Jalan juga dalam kondisi basah, yang diduga memperparah situasi.
5. Diduga Sopir Mengantuk dan Kelelahan
Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi melalui Kasat Lantas AKP Pandu Surya Renata menyebut pengemudi diduga dalam kondisi mengantuk setelah menempuh perjalanan jauh.
Kendaraan yang dikemudikan Hasyim Adnan itu kemudian hilang kendali saat melintasi tikungan tajam dan turunan.
6. Kendaraan Terjun ke Parit dan Terguling
Akibat hilang kendali, mobil oleng ke kanan, masuk ke dalam parit, dan terguling dengan posisi roda berada di atas.
Benturan keras menyebabkan korban jiwa dan luka-luka di antara penumpang.
7. Biaya Ditanggung Pemda Majalengka
Bupati Majalengka Eman Suherman bersama Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi dan Kepala Dinas Kesehatan Agus Suratman menjenguk korban kecelakaan maut di Cingambul yang dirawat di RSUD Cideres, Selasa (24/3/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan korban berjalan maksimal, sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga korban.
Pemkab Majalengka juga memastikan biaya pemulasaraan jenazah korban meninggal dunia ditanggung pemerintah daerah.
Untuk korban luka, Eman menyebutkan bahwa kecelakaan tunggal tersebut tidak dapat diklaim melalui Jasa Raharja.
Namun, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Karawang terkait pembiayaan lanjutan.
Baca juga: Bupati Eman Suherman dan Kapolres Jenguk Korban Kecelakaan di Majalengka: Penanganan Masih Dilakukan