Saling Senggolan di Jalan Raya, Dua Pengendara di Batam Nyaris Berkelahi Karena Diteriaki Maling
Eko Setiawan March 24, 2026 10:38 PM

TribunBatam.id ,Batam - Warga di sekitar halte Trans Batam kawasan Tanjung Riau, Sekupang, tepat di samping Tempat Pembuangan Sementara (TPS), dikejutkan oleh aksi kriminal yang berlangsung dramatis dan menegangkan, Selasa (24/3/2026) sore. 

Peristiwa yang terjadi dalam hitungan menit itu sontak memicu kepanikan dan menarik perhatian banyak orang.

Insiden bermula ketika dua sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi, diduga saling kejar dan balap di jalan raya.

Situasi memanas saat salah satu pengendara motor jenis Honda PCX menendang motor lain, Honda Vario bernomor polisi BP 2523 CR, hingga terjatuh dan terseret di atas aspal.

Motor Vario tersebut dikendarai oleh seorang pria bernama Muksin yang saat itu membonceng satu orang penumpang. 

Setelah terjatuh, pengendara PCX berteriak “maling", kondisi itu lantas memicu kepanikan warga yang berada di halte. 

Sejumlah orang yang sebelumnya duduk santai langsung berkerumun di lokasi kejadian, sementara arus lalu lintas mendadak tersendat.

Ketegangan tak berhenti di situ. Kedua pengendara nyaris terlibat baku hantam. Muksin yang tidak terima diteriaki maling mencoba melawan, sementara pengendara PCX terlihat emosi dan berusaha menyerang.

“Kamu sudah nabrak mobil saudara saya, kenapa langsung kabur? Enggak mau tanggung jawab ya," teriak pengendara PCX dengan nada tinggi kepada Muksin. 

Situasi semakin memanas karena pengendara PCX tidak sendiri. Ia merupakan bagian dari rombongan keluarga yang tengah iring-iringan menggunakan sepeda motor dan mobil menuju Batam Center untuk merayakan Lebaran di rumah kerabat. 

Kehadiran rombongan tersebut membuat posisi Muksin semakin terdesak.

Beruntung, aparat kepolisian yang berada tidak jauh dari lokasi yang sebelumnya tengah bersiaga membantu penanganan kebakaran di sekitar kawasan segera turun tangan. 

Baca juga: Pemicu Kecelakaan Maut Mudik Lebaran 2026, Elf Bawa Rombongan Keluarga, 3 Tewas dan 5 Luka

Polisi dengan sigap melerai kedua belah pihak dan mengamankan situasi sebelum konflik meluas.

Setelah dilakukan penelusuran, terungkap insiden tersebut bukanlah kasus pencurian seperti yang sempat diteriakkan. 

Kejadian bermula dari insiden serempetan antara motor yang dikendarai Muksin dengan sebuah mobil Daihatsu Xenia bernomor polisi BP 1212 FD milik keluarga pengendara PCX. 

Bagian belakang mobil dilaporkan mengalami goresan akibat kejadian tersebut.

Kesalahpahaman dan emosi sesaat memicu aksi kejar-kejaran hingga berujung tindakan nekat di jalan raya yang membahayakan banyak pihak. 

Sekitar 30 menit bersitegang, keributan akhirnya berhasil di mediasi kepolisian di lapangan. (TribunBatam.id/bereslumbantobing)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.