Embung Ladoyu di Tinondo Kolaka Timur Jadi Spot Foto Hidden Gem, Sajikan Panorama Danau dan Hutan
Sitti Nurmalasari March 24, 2026 10:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KOLAKA TIMUR - Embung Ladoyu di Desa Talata, Kecamatan Tinondo, Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), menjadi salah satu lokasi wisata tersembunyi atau hidden gem untuk berfoto.

Pasalnya, embung dengan kedalaman sekitar enam meter ini menyuguhkan pemandangan air yang tenang dengan latar perbukitan hijau yang masih dipenuhi pepohonan.

Namun, untuk sampai ke embung ini, pengunjung harus menempuh perjalanan sekitar 15 menit menggunakan sepeda motor dari pusat Kecamatan Tinondo. 

Akses menuju kawasan tersebut juga melewati area perkebunan serta jalan setapak tanpa permukiman.

Jika musim hujan, pengunjung akan disuguhkan jalan berlumpur, sehingga perlu berhati-hati.

Baca juga: Menjelajahi Keindahan Embung Tinondo, Destinasi Wisata Tersembunyi di Kolaka Timur Sultra

Meski demikian, jika sudah sampai di lokasi, pengunjung disuguhi air yang jernih sehingga memantulkan lanskap hutan di sekelilingnya.

Suasana alami tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang di Embung Ladoyu.

Lingkungan yang masih asri membuat tempat ini kerap disebut sebagai destinasi tersembunyi oleh warga. 

Selain berfungsi sebagai penampung air, embung juga dimanfaatkan sebagai lokasi bersantai sekaligus tempat berburu foto.

Pengunjung biasanya duduk di tepian embung untuk menikmati pemandangan atau sekadar merasakan udara sejuk di kawasan tersebut.

Baca juga: Rehabilitasi Embung Sindang Kasih 2 di Konawe Selatan Rampung, 50 KK Bisa Rasakan Manfaat Air Baku

Seorang pengunjung, Indah (25), mengatakan Embung Ladoyu mulai dikenal karena panorama alamnya yang masih terjaga.

Menurutnya, lokasi tersebut cocok dijadikan latar berfoto karena dikelilingi hutan dan memiliki pemandangan yang menyerupai danau.

“Biasanya pengunjung datang pagi atau sore hari untuk menikmati pemandangan. Ada juga yang berkemah di sini,” ujarnya kepada TribunnewsSultra.com, Selasa (24/3/2026).

Ia menyampaikan meski belum dikelola secara maksimal sebagai objek wisata, kawasan ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

Perpaduan antara panorama air dan hamparan hutan menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal yang mencari tempat rekreasi bernuansa alam.

Baca juga: Hutan Pinus Sorombipi Kolaka Timur Jadi Pilihan Wisata Saat Libur Idulfitri 2026, Ada Flying Fox

“Jika pengelolaannya ditingkatkan, tempat ini bisa menjadi salah satu destinasi wisata alam yang menarik di Kolaka Timur, khususnya akses ke embung ini,” katanya.

Di sekitar embung juga tersedia gazebo yang dapat dimanfaatkan pengunjung untuk beristirahat sambil menikmati pemandangan.

Adapun kawasan ini dapat diakses secara gratis, tetapi pengunjung diimbau menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Jarak Desa Talata dengan Kendari, ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara sekira 2 127 kilometer (km), waktu tempuh 2 jam 55 menit berkendara motor atau mobil. (*)

(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.