TRIBUNNEWS.COM - Bek Timnas Indonesia, Rizky Ridho senang bisa bertemu dan satu tim lagi dengan Elkan Baggott.
Keduanya bermain di kelompok usia dan senior Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong.
Terakhir kali, Elkan Baggott bermain untuk Timnas Indonesia di ajang Piala Asia tahun 2024 melawan Australia.
Sejak saat itu, tidak pernah ada lagi nama dan wujud Elkan Baggott dalam skuad Timnas Indonesia.
Sementara Rizky Ridho merupakan langganan sejak era Shin Tae-yong, Patrick Kluivert, hingga di awal era John Herdman untuk ajang pertamanya di FIFA Series 2026.
Pada sesi latihan Timnas Indonesia di Stadion Madya hari ini, Selasa (24/3), postingan Instagram Timnas Indonesia memperlihatkan foto dan video yang begitu hangat.
Momen kebersamaan Elkan dengan dengan Ridho yang berlatih bersama.
Bahkan di berbagai akun media sosial lainnya ada yang membandingkan foto satu frame tahun 2026 dengan tahun 2021 ketika mereka bersama mengenakan jersey Garuda di dada.
"Seneng banget. Dia semakin besar," ujar Ridho sambil tertawa usai latihan Timnas Indonesia, dikutip dari tayangan Kompas TV.
Ridho menilai, Elkan kian berkembang setelah perjalanannya di berbagai klub Liga Inggris, kini bertahan dalam skuad Ipswich Town.
"(Elkan) semakin berkembang juga. Saya akan belajar lagi dari dia karena dia menimba ilmu di sana dengan baik, otomatis pengalamannya lebih banyak lagi dan ya saya senang dia bisa kembali lagi bisa dipercaya," sambung bek Persija itu soal kehadiran Elkan Baggott dalam skuad Garuda.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman membuka dengan candaan ketika mendapat pertanyaan soal kenapa dirinya memanggil Elkan Baggott.
"Karena tingginya 7 kaki," buka John dengan tawa.
"Tidak, saya hanya bercanda," sambungnya melanjutkan tawa.
Tinggi Elkan Baggott mencapai 197 cm. Ia bertransformasi menjadi pemain dengan massa otot yang baik setelah dua tahun 'menghilang' dari skuad Garuda.
John Herdman mengaku sudah melihat permainan Elkan, baik di Timnas Indonesia maupun saat berlaga di kompetisi sepak bola Inggris.
Bagi pelatih asal Britania itu, Elkan memiliki level permainan yang bagus, dan berharap dia bisa membawanya ke dalam permainan skuad Garuda.
"Saya rasa pernah berkesempatan menontonnya bermain untuk Indonesia sebelumnya," komentar John.
"Saya sangat terkesan. Dia bermain di Championship (kasta kedua Liga Inggris). Dia berlatih dengan intensitas yang menurut saya sangat tinggi dan saya harap dia membawa profesionalisme itu ke sini," sambungnya.
Tidak hanya itu, faktor usia juga menjadi pilihan bagi John. Elkan baru berusia 23 tahun, dan dia memiliki bakat yang akan berguna untuk masa depan Timnas Indonesia.
"Dia pemain muda. Saya pikir dia adalah masa depan timnas dan saya berharap dia akan tampil bagus di dua pertandingan ini," harapnya.
Timnas Indonesia akan melakoni laga FIFA Series 2026 melawan St Kitts and Nevis pada Jumat (27/3) sebelum menghadapi Bulgaria atau Kepulauan Solomon empat hari berselang di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
(Tribunnews.com/Sina)