BOLASPORT.COM - Saint Kitts and Nevis mewaspadai atmosfer Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menjelang pertandingan melawan Timnas Indonesia di laga perdana FIFA Series 2026.
Kedua tim akan bertemu dalam pertandingan pertama FIFA Series 2026 yang digelar di Indonesia pada Kamis (27/3/2026) mendatang.
FIFA Series merupakan turnamen mini yang diinisiasi langsung oleh FIFA dan diselenggarakan secara bersamaan di sembilan negara berbeda.
Indonesia mendapat kehormatan menjadi salah satu tuan rumah turnamen yang akan berlangsung pada 27 dan 30 Maret 2026.
Menjelang laga yang tinggal tiga hari lagi, Saint Kitts and Nevis telah melakukan dua kali sesi latihan di Jakarta.
Latihan kedua tim berjulukan The Sugar Boyz tersebut digelar di Lapangan A kompleks GBK, Jakarta, pada Selasa (24/3/2026) sore.
Usai menjalani sesi latihan, pelatih Saint Kitts and Nevis, Marcelo Serrano, menyempatkan diri berbicara dengan awak media termasuk BolaSport.com.
Pelatih berkebangsaan Brasil itu mengungkapkan rasa hormatnya kepada Timnas Indonesia yang memiliki peringkat FIFA lebih tinggi dibandingkan timnya.
Marcelo Serrano menekankan bahwa faktor tuan rumah dan dukungan suporter menjadi hal yang paling diwaspadai timnya.
“Kami sudah tahu bagaimana orang-orang Indonesia sangat menggemari sepak bola,” ujar Marcelo.
“Kami sudah mencoba antisipasi hal itu karena komunikasi di lapangan pasti akan sulit di hadapan para suporter Indonesia.”
"Anda tahu, ini juga akan menjadi pertandingan pertama kami setelah saya baru saja mengambil alih jabatan ini sebulan yang lalu," jelas pelatih berusia 46 tahun tersebut.
"Jadi kami hanya punya waktu satu bulan untuk mempersiapkan diri agar lebih terorganisir."
"Kami memutuskan untuk datang ke sini lebih awal untuk merasakan budayanya, kami tahu Indonesia memiliki budaya sepak bola yang kuat, meski kami masih punya jalan panjang untuk meningkatkan perkembangan tim kami," jelasnya.
Marcelo mengakui bahwa timnya sudah mengetahui bagaimana antusiasme suporter Indonesia terhadap sepak bola.
Tim berjuluk The Sugar Boyz itu telah melakukan antisipasi terhadap situasi tersebut karena komunikasi di lapangan dipastikan akan sulit di tengah gemuruh suporter Indonesia.
Saint Kitts and Nevis sendiri berada di peringkat 154 berdasarkan ranking FIFA terbaru.
Meski demikian, Marcelo Serrano tidak memberikan target muluk-muluk pada anak asuhnya dalam turnamen mini buatan FIFA ini.
"Target kami bersaing dan berusaha menampilkan permainan yang berkualitas, sesuatu yang berkualitas di lapangan," ucap Serrano.
"Dan kami akan lihat apa yang bisa kami lakukan di pertandingan nanti."
Pelatih asal Brasil itu hanya berjanji timnya akan tampil kompetitif dalam setiap pertandingan di ajang FIFA Series 2026.
Sementara itu, Timnas Indonesia tengah mengalami kenaikan peringkat FIFA ke posisi 121 dunia.
Ajang FIFA Series 2026 ini menjadi turnamen perdana bagi Tim Garuda di bawah arahan pelatih baru mereka, John Herdman.
Tim Merah Putih mendapat keuntungan dengan bermain di hadapan pendukung sendiri yang terkenal fanatik dan mampu menciptakan atmosfer intimidatif bagi tim tamu.
Dukungan suporter Indonesia yang "berisik" sering kali berhasil menciutkan mental tim lawan yang bertanding di Jakarta.
Setelah laga Timnas Indonesia melawan Saint Kitts and Nevis, kedua tim akan kembali beraksi pada 30 Maret 2026 mendatang.
Lawan yang akan dihadapi kedua tim adalah Bulgaria atau Kepulauan Solomon, bergantung pada hasil pertandingan sebelumnya, baik dalam laga final maupun perebutan tempat ketiga.