TRIBUN-BALI.COM – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali tercatat melayani hingga 595 ribu pergerakan penumpang selama 10 hari berjalannya Posko Angkutan Lebaran 1447 Hijriah / 2026 Masehi.
Jumlah tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 4 persen dibandingkan dengan catatan pada periode yang sama di tahun lalu.
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) selaku pengelola bandara turut mencatat adanya pertumbuhan dari sisi pergerakan pesawat udara, di mana selama periode 13 hingga 22 Maret 2026, tercatat sebanyak 3.623 pergerakan pesawat dilayani, atau tumbuh 5 persen dibanding dengan periode yang sama pada Posko Angkutan Lebaran tahun lalu.
General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Nugroho Jati, mengungkapkan, operasional penerbangan dan pelayanan terhadap pengguna jasa selama Posko Angkutan Lebaran berjalan dengan optimal.
Baca juga: LAHIR dari Kepedulian Lingkungan, Pasangan Pengantin di Gianyar Gunakan Bahan Ramah Lingkungan
Baca juga: KUTA Kembali Berdarah! WNA Belanda Tewas Dibunuh di Kerobokan, Polisi Buru 2 Orang Pelaku Penusukan
“Di tengah pertumbuhan trafik selama periode Angkutan Lebaran ini, kami selaku pengelola bandara berkomitmen untuk senantiasa menghadirkan layanan yang optimal kepada seluruh pengguna jasa selama periode sibuk ini. Dapat kami sampaikan bahwa operasional penerbangan, kebandarudaraan, dan layanan kepada seluruh pengguna jasa bandara berjalan lancar, optimal, dan aman,” ujar Nugroho Jati, Senin (23/3).
Adapun untuk puncak arus pergerakan kedatangan terjadi pada Rabu (18/3) dengan jumlah 71.442 pergerakan penumpang dan 412 pergerakan pesawat udara.
“Kami memproyeksikan untuk puncak pergerakan arus balik akan terjadi pada Sabtu (28/3) dengan proyeksi 73 ribu penumpang,” lanjutnya.
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali turut mencatat rute tersibuk selama periode 10 hari Angkutan Lebaran. Untuk rute domestik, tiga besar rute tersibuk adalah Tangerang (CGK), Surabaya (SUB), dan Lombok Praya (LOP). Sedangkan untuk rute internasional adalah Singapura (SIN), Kuala Lumpur (KUL), dan Perth (PER).
Adapun hingga 22 Maret, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali mencatat telah melayani hingga 104 penerbangan tambahan atau extra flights dari total 144 pengajuan.
Rute dengan extra flights terbanyak adalah Denpasar (DPS) – Tangerang (CGK) pp, Denpasar (DPS) – Surabaya (SUB) pp, dan Denpasar (DPS) – Semarang (SRG) pp.(zae)
Hadirkan Kegiatan Menarik
Manajemen InJourney Airports turut menghadirkan berbagai aktivasi dan thematic event untuk menyambut dan memeriahkan suasana menjelang Hari Raya Idulfitri di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.
Pada Sabtu (14/3) lalu, para penumpang yang baru tiba di Bali mendapatkan kejutan berupa hampers yang keluar bersama bagasi dan koper.
Sedangkan pada Jumat (20/3) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali menghadirkan thematic event dalam bentuk Middle East Dance di terminal domestik dan internasional.
“Tidak hanya memastikan kelancaran operasional penerbangan dan kebandarudaraan, kami juga berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman tak terlupakan kepada seluruh pengguna jasa bandara menjelang Hari Raya Idulfitri. Tentunya hal ini menjadi salah satu dari komitmen layanan kami, untuk menghadirkan customer experience yang berkesan, serta untuk memeriahkan suasana jelang Idulfitri di bandara,” pungkas Nugroho Jati. (zae)