Pembangunan Harus Inklusif, Husniah Talenrang: Kemajuan Gowa untuk Semua
Abdul Azis Alimuddin March 25, 2026 12:04 AM

TRIBUN-TIMUR.COM - Pembangunan di Kabupaten Gowa harus berjalan inklusif dan dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

Hal itu ditegaskan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang (49) dalam momentum Idulfitri 1447 Hijriah.

Menurutnya, kemajuan daerah tidak boleh hanya terlihat dalam angka, tetapi harus benar-benar dirasakan masyarakat secara merata.

"Idulfitri adalah panggilan untuk merawat persatuan dan menghadirkan kepedulian sosial dalam tindakan sehari-hari. Dari situlah kekuatan pembangunan lahir," ujarnya, Selasa (24/3/2026).

Capaian pembangunan Gowa dalam setahun terakhir menunjukkan tren positif.

Pertumbuhan ekonomi berada di atas rerata, diikuti penurunan angka kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Meski demikian, capaian tersebut dipandang sebagai fondasi untuk memperluas manfaat pembangunan ke depan.

"Tugas kita memastikan setiap kemajuan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Pembangunan harus terasa adil dan inklusif, bukan hanya tercatat dalam angka," katanya.

Ketua DPW PAN Sulsel itu juga mendorong peran generasi muda sebagai penggerak inovasi daerah.

Dia menilai, keberanian menghadirkan gagasan baru menjadi kunci menghadapi tantangan pembangunan ke depan.

"Pemuda Gowa harus tampil sebagai penggerak perubahan. Dengan ide dan semangat baru, mereka menjadi energi penting dalam mendorong daerah ini semakin kompetitif," tegasnya.

Inovasi Pemuda Dorong Kemajuan Daerah

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang menyatakan, pembangunan tidak hanya bertumpu pada program pemerintah, tapi juga membutuhkan kontribusi aktif dari generasi muda sebagai agen perubahan.

Kehadiran ide-ide segar, inovasi, serta kemampuan adaptasi pemuda terhadap perkembangan zaman menjadi kekuatan utama dalam mempercepat kemajuan daerah.

"Pembangunan hari ini harus melibatkan semua pihak, termasuk pemuda. Mereka bukan hanya objek, tetapi subjek yang menentukan arah kemajuan daerah," tegasnya.

Husniah menambahkan, sinergi antara pemerintah dan pemuda menjadi kunci dalam memastikan pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Kolaborasi ini diharapkan mampu melahirkan berbagai program yang tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga berkelanjutan bagi masyarakat.

Dia juga menekankan pembangunan ke depan harus mampu menjawab tantangan global, termasuk transformasi digital dan peningkatan daya saing sumber daya manusia.

Karena itu, pemuda didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri, baik dalam bidang pendidikan, teknologi, maupun kewirausahaan.

"Dengan kolaborasi yang kuat, kita optimistis pembangunan Gowa ke depan akan semakin maju, inklusif, dan mampu bersaing di tingkat nasional," ujarnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.