Mimpi Besar Anderiy Syachrum Bawa Prestasi Olahraga Kaltim ke Level Dunia
Nur Pratama March 25, 2026 12:07 AM

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Situasi dunia olahraga Kalimantan Timur nampaknya saat ini tengah berada di persimpangan menuju era baru.

Ketua KONI Kalimantan Timur,Rusdiansyah Aras mengungkapkan, Selasa (24/3/2026) dirinya memenuhi undangan untuk berdiskusi santai tapi mendalam membahas masa depan KONI Kaltim.

Ya undangan itu berasal dari Anderiy Syachrum, Ketua Hapkido Kaltim, akrab disapa Haji Anderiy yang kini tengah memantapkan langkah untuk menakhodai KONI Kaltim masa bakti 2026–2030.

Hapkido adalah seni bela diri komprehensif asal Korea Selatan yang memadukan teknik keras (tendangan, pukulan) dan lunak (kuncian, bantingan) berdasarkan prinsip lingkaran, harmoni, dan aliran air untuk memanfaatkan kekuatan lawan.

Baca juga: SMAN 3 Samarinda dan SMAN 1 BalikpapanJadi Sekolah Model Kecerdasan Artifisial di Kaltim

Pertemuan berlangsung di ruang kerjanya yang sejuk. Anderiy tidak sendiri. Ia didampingi Arif Rahman Hakim, yang dikenal sebagai Ketua Harian Perbasi Kaltim.

"Sepanjang diskusi, saya menyimak dengan saksama. Ada kesan mendalam yang tertangkap. Anderiy tampil dengan pembawaan tegak, namun tetap santun. Setiap kata yang ia ucapkan terasa terjaga, mencerminkan ketenangan sekaligus ketegasan,"ucapnya.

Pengusaha muda, pemilik lapangan tenis dan padel di Jalan Juanda Kota Samarinda itu, tampak memahami betul arah pembicaraan. Ia tidak banyak bicara, tetapi setiap pernyataannya mengandung makna.

"Dalam pertemuan tersebut, saya juga menemukan satu ikatan emosional. Ternyata, kami berasal dari “akar” yang sama, yakni Sanga-Sanga. Bahkan, latar belakang orang tua kami pun serupa, sama-sama eks karyawan Pertamina.

Kedekatan itu menjadi jembatan untuk berbicara lebih terbuka, terutama soal pengabdian kepada Banua atau Kalimantan Timur,"kata Rusdi.

Namun, di balik kesantunannya, Anderiy menyimpan visi yang melampaui batas geografis Kaltim. Dari diskusi panjang itu, saya menyimpulkan satu hal: ia memiliki mimpi besar.

"Saya tidak ingin Kaltim hanya menjadi penonton atau penghuni papan tengah. Targetnya jelas, membawa prestasi olahraga Kaltim ke level dunia.

Kemudian saya ingin Benua Etam tetap menjadi yang terbaik di luar Pulau Jawa. Lebih jauh lagi, ia memimpikan Kaltim menjadi kontributor utama atlet nasional di ajang SEA Games, Asian Games, kejuaraan dunia, hingga Olimpiade,"tutur Anderiy.

Dalam diskusi, satu hal krusial turut mengemuka. Anderiy menyadari bahwa prestasi olahraga tidak bisa berdiri sendiri. Ia menegaskan komitmennya untuk berjalan seirama dengan Pemerintah Provinsi Kaltim.

Menurutnya, kunci keberhasilan KONI ke depan terletak pada sinkronisasi visi dengan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, serta Wakil Gubernur Seno Aji.

Rusdi menilai sinergi tersebut bukan sekadar administratif, melainkan penyatuan langkah dalam pembinaan atlet dan penyediaan infrastruktur. Dukungan penuh dari Pemprov menjadi “bahan bakar” utama untuk menggerakkan organisasi KONI.

Terlebih, Kaltim akan menghadapi PON XXII/2028 Nusa Tenggara. Dengan tata kelola yang transparan dan komunikasi yang harmonis, Anderiy optimistis mimpi “Kaltim Berdaulat” di bidang olahraga bisa terwujud.

Mimpi besar itu tampaknya mendapat respons positif dari akar rumput. Informasi yang saya terima, Anderiy telah mengantongi dukungan dari sembilan kabupaten dan kota, serta 35 pengurus provinsi cabang olahraga.

Angka tersebut bukan sekadar statistik. Lebih dari itu, menjadi representasi harapan insan olahraga Kaltim agar prestasi daerah ini bisa terbang lebih tinggi.

"Sebagai orang yang lama berkecimpung di dunia olahraga, saya melihat energi baru dalam diri Anderiy. Visi besarnya adalah tantangan sekaligus peluang.

Jika harmoni antara KONI dan Pemprov Kaltim dapat terjaga, saya optimistis olahraga Kaltim akan mencapai puncak prestasi yang lebih tinggi di masa depan,"pungkasnya. (*)

 

 



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.