SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Safik yang Terseret Ombak Pantai Lampung Selatan
Noval Andriansyah March 25, 2026 12:19 AM

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan – Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian terhadap seorang remaja yang dilaporkan terseret ombak di Pantai Bintaro, Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan.

Korban diketahui bernama Safik (16), warga Kecamatan Way Panji, Lampung Selatan. Ia dilaporkan terseret ombak pantai pada Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 17.47 WIB.

Kepala Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara mengatakan, operasi pencarian kembali dilanjutkan dilakukan hingga pukul 23.00 WIB.

Ia menjelaskan, pencarian saat ini masih difokuskan di titik lokasi korban pertama kali dilaporkan terseret ombak.

Namun, kata Rezie, jika hingga batas waktu yang ditentukan belum juga ditemukan, maka pencarian akan dilanjutkan kembali pada Rabu (25/3/2026) pagi.

Baca juga: Kronologis Safik Terseret Ombak di Pantai Lampung Selatan, Masuk via Jalan Tikus

"Jika pencarian hari ini masih nihil, maka operasi pencarian akan dilanjutkan besok (Rabu) mulai pukul 06.00 WIB," jelas Rezie.

Peristiwa nahas yang menimpa remaja berusia 16 tahun itu terjadi sekitar pukul 17.47 WIB.

Saat itu, korban bersama enam rekannya tengah berenang di kawasan Pantai Bintaro.

Namun, korban diduga terseret arus kuat saat berada di area dekat bebatuan yang dikenal rawan, yakni Batu Gosong.

Korban sempat terlihat oleh saksi terbawa ombak sebelum akhirnya hilang dari pandangan.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke petugas Damkarmat Lampung Selatan pada pukul 18.05 WIB dan diteruskan ke Basarnas.

Tim rescue dari Pos SAR Bakauheni langsung diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 18.24 WIB dengan jarak tempuh sekitar 26,25 kilometer.

Tim diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 19.30 WIB untuk segera melakukan pencarian.

Dalam operasi tersebut, tim SAR mengerahkan berbagai peralatan, seperti kendaraan operasional double cabin, perahu karet bermotor, alat selam, aqua eye, alat komunikasi, serta perlengkapan keselamatan lainnya.

Sementara itu, suasana di lokasi kejadian sempat diwarnai kepanikan. Berdasarkan video amatir yang beredar, salah satu rekan korban terlihat syok usai kejadian dan langsung dievakuasi petugas dari bibir pantai.

Petugas juga memberikan imbauan kepada para pengunjung agar menjauh dari area berbahaya, terutama di sekitar bebatuan yang memiliki arus laut cukup kuat.

Tim SAR menyatakan akan memberikan pembaruan informasi terkait perkembangan pencarian di wilayah Lampung Selatan.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.