TRIBUNSTYLE.COM - Momen Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah tahun ini justru menghadirkan sorotan tajam bagi mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Alih-alih menuai simpati, unggahan ucapan lebarannya malah memicu kemarahan publik.
Pria bernama lengkap Mochamad Ridwan Kamil itu mendadak menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial.
Banyak warganet menyoroti unggahan permohonan maaf yang ia bagikan melalui akun Instagram pribadinya, @ridwankamill, tepat di hari kemenangan umat Muslim.
Dalam unggahan tersebut, Ridwan Kamil tampil dengan potret dirinya yang dibalut nuansa khas Lebaran.
“Selamat lebaran. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah,” ujarnya.
Namun, kalimat lanjutan yang ia sampaikan justru memancing hujatan netizen.
“Sebagai manusia yang penuh khilaf dengan ini saya mohon dibukakan pintu maaf yang seluas-luasnya, mohon maaf lahir dan batin,” tulisnya dalam unggahan tersebut.
Baca juga: Puasa Sendirian Tanpa Ridwan Kamil, Atalia Praratya Rasakan Kekosongan di Ramadan Tahun Ini: Beda
Awalnya, ia menyinggung makna kesabaran dan keikhlasan dalam momen saling memaafkan.
Ia mengajak publik untuk menjadikan Idul Fitri sebagai waktu refleksi diri.
“Di momen mulia, maaf memaafkan ini, saya juga ingin selalu bersabar dan ikhlas untuk memaafkan,” lanjutnya.
"Memaafkan mereka-mereka yang memproduksi ratusan konten-konten kebohongan atau hoaks," urainya.
"Selama satu tahun terakhir, terdapat ratusan konten hoaks terkait pribadi, anggota keluarga, perkara hukum, maupun hoaks politik yang saya alami," aku pria yang telah resmi bercerai dengan Atalia Praratya alias Bu Cinta ini.
"Saya doakan, semoga Allah memberikan hidayah dan rezeki berlimpah kepada mereka."
"Dan saya doakan mereka insyaf dan mendapatkan pekerjaan yang halal, tanpa mengganggu dan merusak hidup orang lain," tambanya.
"Dan kepada mereka yang terpedaya dan percaya pada konten-konten hoaks itu, saya doakan semoga Allah menjaga dan melindungi mereka."
"Semoga Allah menjauhkan hidup mereka dari fitnah-fitnah dunia yang kejam seperti yang saya alami."
"Mario hidup berdampingan dan tenang, saling menghormati, menjauhi diri dari fitnah-fitnah dunia," sambungnya.
Baca juga: Cerai dari Atalia Praratya, Ridwan Kamil Tampak Lebih Sumringah, Asyik Main Padel di Bali
"Kelak saya akan meluruskan satu-persatu hoaks-hoaks tersebut. Selamat lebaran, mari saling memaafkan," tukasnya.
Alih-alih mendapat dukungan, unggahan Ridwan Kamil itu pun dipenuhi dengan komentar bernada hujatan dari warganet.
Salah satu warganet berkomentar sebaiknya Ridwan Kamil hanya mengunggah permintaan maaf saja tidak disertai dengan klasifikasi.
"Cukup bilang Maaf aja Pak. (Titik) bukan klarifikasi," tulis salah seorang warganet.
Sementara warganet lain menganggap permintaan maaf Ridwan Kamil tersebut tidak tulus dari hati melainkan upayanya untuk membela diri.
"Kok terlihat tidak tulus yah minta maafnya, poin nya lebih banyak membela diri," tambah netter lainnya.
Rumah tangga yang dibina Ridwan Kamil dan Atalia Praratya sejak tahun 1996 itu kini telah resmi kandas.
Keduanya resmi bercerai setelah Ridwan Kamil diterpa kabar soal isi perselingkuhan dengan sejumlah wanita seperti selebgram Lisa Mariana hingga penyanyi Aura Kasih.
Meski demikian, kuasa hukum Atalia, Debi Agusfriansa mengatakan klinenya sepakat bercerai dari Ridwan Kamil karena terdapat masalah internal di antara keduanya.
Terkait permasalahan gugat cerai, kita tidak boleh menduga-duga hal yang tidak benar."
"Bisa jadi masalah internal keluarga. Masalah internal keluarga pun bisa bermacam-macam, karena kurangnya komunikasi yang baik, atau kurangnya pengertian karena saling sibuk satu sama lain. Dugaan itu kan menjadi salah satu adanya perpisahan."
"Tapi terkait saat ini murni karena masalah internal keluarga," tutur Debi, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Kamis (8/1/2026).
Dalam kesempatan lain, Debi juga mengungkap pesan Atalia kepada mantan suaminya setelah keduanya dinyatakan resmi berpisah.
Atalia meminta publik untuk menyikapi secara bijak mengenai perceraiannya dengan mantan Gubernur Jawa Barat itu.
"Dari Bu Atalia sendiri pesan khususnya setelah ada putusan ini, mari kita sikapi secara bijak ya hasil dari putusan ini," pungkasnya.
(Tribunnews.com/Gabriella/Ayu/Ifan)