Transfer Liga Voli Korea - Sayang Tanpa Megawati, Bukilic Rintis Jalan Reuni dengan Red Sparks
Nuryanti March 25, 2026 06:16 AM

TRIBUNNEWS.COM - Beda cerita dimiliki Vanja Bukilic dengan Megawati Hangestri Pertiwi untuk mengarungi Liga Voli Korea 2026/2027.

Jika Megawati Hangestri tertutup peluangnya untuk kembali ke Liga Voli Korea musim depan, namun hal sebaliknya terjadi dengan Vanja Bukilic.

Seperti diketahui, Megawati masih menjadi komoditi panas di bursa transfer pemain asing Asia V-League (liga voli Korea) musim 2026/2027, menyusul perubahan aturan sistem perekrutan amunisi baru.

Federasi bola voli Korea Selatan (KOVO) membebaskan semua tim Liga Voli Korea 2026/2027 merekrut pemain asing Asia, sesuai dengan kebutuhan dan taktikal pelatih.

Red Sparks sukses mengkudeta posisi Pink Spiders di puncak Klasemen Liga Voli Putri Korea Selatan setelah menumbangkan GS Caltex dengan skor 3-0 (25-18, 25-22, 25-12), Minggu (20/10/2024).
BERSELEBRASI - Red Sparks sukses mengkudeta posisi Pink Spiders di puncak Klasemen Liga Voli Putri Korea Selatan setelah menumbangkan GS Caltex dengan skor 3-0 (25-18, 25-22, 25-12), Minggu (20/10/2024). (Instagram Red Sparks)

Megawati jelas menjadi ';sasaran' bidik utama. Performanya selama dua musim membela Daejeon JungKwanJang Red Sparks yang impresif, membuat namanya begitu harum di Negeri Ginseng.

Sayangnya, Megatron, julukan Megawati, dipastikan belum bisa kembali ke Korea Selatan pada musim 2026/2027.

Cedera dialami pevoli asal Jember, Jawa Timur, menjadi penyebab utama mengapa dirinya lebih memilih menunda comebacknya.

Ketimbang mengecewakan tim, rekan, dan suporter di Liga Voli Korea 2026/2027, Megawati memilih untuk memulihkan kondisinya, yang sejak kembali dari Negeri Ginseng 2024/2025, cedera lututnya belum pulih 100 persen hingga kini.

Selain Red Sparks, kabarnya tim asal Kota Seoul, GS Caltex tertarik untuk mengontrak Megawati, yang pada Proliga 2026 memperkuat Jakarta Pertamina Enduro.

Sayangnya, situasinya sudah jelas. Megawati tidak ingin kembali ke Liga Voli Korea dalam waktu dekat karena masalah kondisi fisik yang belum fit.

Lantas bagaimana dengan Vanja Bukilic?

Mendaftar Draft KOVO 2026/2027

Sebagai pengingat, perubahan aturan bebas rekrut pemain asing untuk Liga Voli Korea 2026/2027, sementara baru berlaku untuk kuota Asia. Sementara non-Asia, musim depan masih menggunakan sistem lama draft KOVO.

Artinya para pevoli harus mendaftar dalam draft KOVO dan menjalani seleksi pada laga uji coba, yang kemudian disaring untuk direkomendasikan ke tim-tim Liga Voli Korea.

Sektor putri menjadi sorotan. 

Baca juga: Update Transfer Liga Voli Korea: Ko Hee-jin Didesak Bujuk Megawati, Efek Red Sparks Ditinggal Elisa

Dalam laporan media Korea Selatan, YNA, mantan tandem Megawati Hangestri di Red Sparks, Vanja Bukilic, kembali mendaftar dalam draft KOVO musim depan.

"Di sektor putri yang paling menarik perhatian adalah Vanja Bukilic, yang musim 2024/2025 membawa Red Sparks ke grand final," tulis YNA.

"Musim lalu, Bukilic membentuk duet tangguh di Red Sparks bersama Megawati. Keduanya menunjukkan daya serang yang hebat," puji media asal Korea Selatan.

Pevoli asal Serbia berusia 26 tahun ini jelas bukan sosok baru di pervolian Korea Selatan.

Sebab, ada dua tim yang pernah diperkuat kompatriot Tijana Boskovic tersebut. Pertama ialah Korea Expressway Hi-Pass (2023/2024), dan kedua Daejeon JungKwanJang Red Sparks (2024/2025).

Hanya saja saat memperkuat Red Sparks, Bukilic diubah perannya menjadi outside hitter, dari semula opposite, agar tak bertumbukan peran dengan Megawati kala itu.

Kini, dengan Megawati tidak mungkin membela Red Sparks, tim asal Kota Daejeon diprediksi kuat mendatangkan Bukilic yang ditempatkan sebagai posisi naturalnya sebagai opposite.

Sementara untuk kuota pemain asing Asia, Red Sparks besutan Ko Hee-jin akan mencari amunisi yang bersifatkan penyeimbang permainan.

(Tribunnews.com/Giri)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.