Puncak Arus Balik, Kapolri Tekankan Kebijakan WFH Untuk Hindari Penumpukan
Putu Dewi Adi Damayanthi March 25, 2026 09:22 AM

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memantau langsung pergerakan masyarakat pada puncak arus balik yang diperkirakan terjadi hari ini melalui video conference Command Center di ITDC Nusa Dua, Bali, pada Selasa 24 Maret 2026.

Dalam evaluasinya, ia menekankan agar masyarakat memanfaatkan kebijakan Work From Home (WFH) guna mengurai potensi kepadatan lalu lintas yang signifikan.

Langkah pemantauan ini dilakukan melalui video conference serentak untuk mengecek langsung kesiapan personel di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari destinasi pariwisata hingga titik-titik krusial arus balik.

Kapolri menjelaskan bahwa meskipun jumlah pemudik tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya, angka kecelakaan lalu lintas dan tingkat fatalitas justru berhasil ditekan.

Baca juga: 10 Hari Arus Mudik Lebaran, Pergerakan Penumpang di Bandara Ngurah Rai Bali Naik 4 Persen

Ia berharap tren positif ini dapat dipertahankan hingga seluruh rangkaian arus balik benar-benar selesai.

Guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan pada puncak arus balik tanggal 24 Maret 2026, Jenderal Listyo Sigit mengingatkan adanya relaksasi melalui kebijakan pemerintah.

"Oleh karena itu, tentunya kita juga memberikan relaksasi selain pelaksanaan puncak arus balik hari ini di tanggal 24, nanti di tanggal 25, 26, 27 yang menjadi kebijakan pemerintah untuk memberikan WFH," ujar Kapolri saat memberikan keterangan pers.

Kebijakan ini diharapkan menjadi pilihan bagi masyarakat agar tidak semua orang melakukan perjalanan balik secara bersamaan pada hari ini.

"Ini juga bisa menjadi pilihan bagi masyarakat untuk tidak semuanya memilih balik pada hari ini, sehingga ini juga bisa mengurai puncak arus balik yang diperkirakan terjadi hari ini," bebernya.

Selain fokus pada arus jalan raya, Kapolri juga menyoroti sektor pariwisata yang tetap menggeliat meski sedang memasuki masa low season.

Di Bali sendiri, tercatat ada peningkatan wisatawan domestik sebesar 1,49 persen dibandingkan hari biasa.

Peningkatan serupa juga terpantau di wilayah lain seperti Malioboro di Yogyakarta, serta kawasan Pangandaran, Cianjur, dan Puncak di Jawa Barat.

"Kondisi ini menjadi bahan evaluasi penting untuk peningkatan pelayanan mudik pada tahun 2027 mendatang," ujarnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.