Update Konflik Timur Tengah: Trump Kejar Damai dengan Iran meski Israel Tetap Siaga
Ilham Bintang Anugerah March 25, 2026 11:42 AM

- Pemerintah Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah menunggu jawaban resmi dari pihak Iran terkait inisiasi pembicaraan damai yang digagas bersama sejumlah mediator regional. Rencananya, pertemuan tingkat tinggi tersebut bakal digelar paling cepat pada Kamis pekan ini di Pakistan.

Dikutip dari laporan Axios, Presiden AS Donald Trump disebut-sebut sangat berambisi untuk segera mengakhiri konflik di Timur Tengah. Namun, ambisi besar ini menemui jalan terjal lantaran posisi tawar Iran yang dinilai masih sangat kuat di Selat Hormuz, yang merupakan jalur urat nadi energi dunia.

Laporan internal menyebutkan bahwa dua orang kepercayaan Trump, Steve Witkoff dan Jared Kushner, sudah bersiap terbang ke Pakistan untuk menemui delegasi Iran. Bahkan, muncul rumor kuat yang menyebut Wakil Presiden AS J.D. Vance akan turun langsung dalam proses negosiasi panas tersebut.

Meski demikian, pihak Gedung Putih masih bersikap tertutup terkait detail pertemuan. Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, meminta publik untuk tidak berspekulasi dan menunggu pengumuman resmi mengenai langkah diplomatik yang diambil oleh pemerintah Amerika Serikat.

Di sisi lain, sekutu utama AS yakni Israel justru menunjukkan sikap waspada yang tinggi. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memberikan sinyal kuat bahwa dirinya tidak akan berhenti melakukan operasi militer meski ada wacana damai di meja perundingan, demi menjaga kedaulatan negaranya.

Netanyahu menegaskan bahwa target-target strategis Iran dan kelompok Hizbullah di Lebanon akan tetap menjadi sasaran empuk militer Israel jika dianggap mengancam keamanan. Baginya, keamanan nasional Israel adalah harga mati yang tidak bisa dikompromikan dalam meja diplomasi mana pun.

Sementara itu, Trump secara resmi telah menunda rencana serangan militer terhadap situs energi di Iran selama lima hari ke depan. Keputusan ini diambil usai Trump mengeklaim adanya pembicaraan yang sangat produktif dengan pihak Teheran melalui platform media sosial resminya, Truth Social.

Trump juga mengaku telah menghubungi Netanyahu untuk meminta sang sekutu menahan diri agar tidak menggempur fasilitas minyak dan gas Iran selama proses negosiasi berlangsung. Meski Netanyahu menyetujui koordinasi tersebut, sejumlah pejabat senior Israel masih meragukan prospek perundingan di Pakistan.

Pihak militer Israel tetap meningkatkan kewaspadaan di perbatasan guna mengantisipasi segala kemungkinan. Strategi Israel saat ini adalah tetap memanfaatkan tekanan dari Pasukan Pertahanan Israel (IDF) guna memastikan posisi tawar mereka tidak melemah di tengah upaya perdamaian yang digagas Washington.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.