Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Septic tank skala individual milik Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dikeluhkan warga di RT 003/RW 001, Desa Nania, Kecamatan Baguala.
Dimana septic tank yang bocor itu diketahui digunakan bersama oleh warga RT 02 dan RT 03.
Pantauan Tribun Ambon, Rabu (25/3/2026), air berwarna coklat kehijauan meluap dari penutup pembuangan dan mengalir hingga ke jalan, bahkan tergenang di depan rumah warga.
Baca juga: Ada Tiket Gratis Ambon Ke Kepulauan Aru dan Tanimbar, Cek Waktu dan Persyaratan!
Baca juga: Simak Jadwal Terbaru Kapal Perintis Sabuk Nusantara 87, 27 Maret-6 April 2026 di Maluku
Salah satu warga, Wellem Siwalette, mengeluhkan genangan air kotor yang menimbulkan bau busuk menyengat.
“Air mengalir ke jalan dan tergenang di depan rumah kami, baunya sangat mengganggu,” ujarnya.
Ia menyebut, kondisi ini sudah terjadi sejak akhir 2025 dan sampai saat ini belum ada penanganan dari pemerintah.
Disisi lain Kaur Keuangan Desa Nania, Edy Pattinassarany, mengatakan pihak desa sempat melakukan pembersihan pada Februari 2026 dengan mengangkat sumbatan di saluran pembuangan. Namun, kebocoran masih terus terjadi.
Pihak desa juga telah berkoordinasi dengan dinas terkait, tetapi belum ada tindak lanjut.
Ia menyebut terdapat empat titik kebocoran serupa di RT 02, 03, 04, dan 05.
Edy berharap dinas teknis segera melakukan penanganan agar dampak terhadap warga tidak semakin meluas.
Diketahui, proyek pembangunan septic tank skala individual oleh Dinas PUPR Kota Ambon dilakukan pada 2024 sebanyak 138 unit dengan anggaran sekitar Rp. 2,33 miliar, bersumber dari APBD dan hibah Kementerian PUPR RI. (*)