TRIBUNBATAM.id, BATAM - Bekas galian tambang pasir di belakang Markas Polda Kepri atau Mapolda Kepri di Batam, menelan korban jiwa, Rabu (25/3/2026).
Seorang remaja pria bernama Yoga (16) dilaporkan tewas di lokasi setelah terseret arus dan tenggelam.
Saat itu korban bersama anak-anak lainnya mandi dan berenang di kolam bekas galian tersebut.
Kejadian itu lantas membuat geger warga sekitar.
Warga langsung berduyun-duyun mendatangi lokasi kejadian.
Tim SAR gabungan turun tangan melakukan operasi.
Tak butuh waktu lama, korban ditemukan dan dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri.
Kepala Kantor SAT Tj Pinang melalui Komandan Pos Basarnas Batam, Dedius melaporkan korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan telah dievakuasi ke RS Bhayangkara.
"Sudah ditemukan, remaja pria. Kondisinya sudah meninggal dunia dan sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara," ujarnya.
Dalam laporannya, kejadian dengan kondisi membahayakan manusia 1 orang tenggelam di Danau Galian Pasir Belakang Polda Kepri Kota Batam terjadi Pada Koordinat 1°10'50.1"N 104°07'31.5"E.
Informasi kejadian itu diterima pihaknya Rabu 25 Maret 2026 Pukul 08.30 dari perwira Polairud Batu Ampar.
Tempat kejadian di Danau Galian Pasir Belakang Polda Kepri Kota Batam yang jaraknya 23.05 KM dari Pos SAR Batam.
Setelah menerima laporan kajadian, berjumlah 6 orang menggunakan Rescue Car Type II dengan Membawa 1 Set Perahu Karet dan Peralatan SAR Selam langsung bergerak ke lokasi kejadian.
( tribunbatam.id/bereslumbantobing )