Laporan Wartawan Tribun Gayo Rasidan | Gayo Lues
TribunGayo.com, BLANGKEJEREN - Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Gayo Lues bersama anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) memberikan apresiasi kepada Kapolres Gayo Lues beserta jajarannya atas keberhasilan mengungkap kasus kematian seorang dokter senior di kabupaten tersebut.
Baca juga: Begini Pengakuan Tersangka Pembunuhan Dokter di Gayo Lues
Korban diketahui bernama dr Shanti Hastuti, yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi membusuk di kamar lantai dua rumahnya di Desa Raklunung, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues.
Peristiwa ini diduga merupakan tindak pencurian yang disertai kekerasan atau pembunuhan.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh adik kandungnya, Norman, pada Sabtu (21/3/2026), saat berkunjung dalam rangka silaturahmi pada momen Hari Raya Idul Fitri.
Dalam waktu singkat, aparat Kepolisian Resor (Polres) Gayo Lues yang didukung Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Aceh berhasil mengamankan pelaku di sekitar pusat Kota Blangkejeren saat hendak melarikan diri ke luar daerah.
Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolres Gayo Lues untuk proses penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut.
Ketua IDI Cabang Gayo Lues, dr Junaidi kepada TribunGayo.com, Rabu (25/3/2026), menyampaikan apresiasi atas kinerja kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut.
Ia berharap pelaku dapat dijatuhi hukuman setimpal agar kejadian serupa tidak terulang, khususnya terhadap tenaga kesehatan.
Baca juga: Foto Tersangka Pembunuhan Dokter di Gayo Lues Berhasil Ditangkap Beredar, Begini Penjelasan Polisi
"Saya bersama pengurus IDI mengapresiasi, Polri khususnya jajaran Polres Gayo lues yang dibantu oleh Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Aceh, telah berhasil mengusut dan menangkap tersangka pembunuhan seorang dokter di kabupaten itu.
Semoga pelaku diberi hukuman yang seberat-beratnya, agar kedepan tidak ada lagi kasus serupa apalagi terhadap tenaga kesehatan," ujar dr Junaidi.
Menurut dr Junaidi, almarhumah dr Shanti Hastuti merupakan dokter umum yang bertugas di Puskesmas Pintu Rime, Kecamatan Pining.
Ia dikenal sebagai sosok dokter senior yang berdedikasi tinggi serta memiliki rasa tanggung jawab besar terhadap profesinya.
"Bukti kecintaannya ini dibuktikan dengan menjadi seorang dokter di Puskesmas Pining sebelum di pindah tugaskan ke Puskesmas Pintu Rime desa Uring, selalu aktif memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama ini," jelas dr Junaidi.
Ia juga menegaskan bahwa jaminan keamanan, keselamatan dan kesehatan merupakan hak setiap tenaga kesehatan, terutama bagi mereka yang bertugas di wilayah terpencil.
Sementara itu, anggota DPRK Gayo Lues, H Ibnu Hasim, bersama sejumlah anggota dewan lainnya, turut mengapresiasi kinerja Kapolres Gayo Lues beserta jajarannya yang berhasil mengungkap kasus tersebut dalam waktu relatif singkat, yakni kurang dari 2x24 jam.
"Atas kerja keras Kapolres bersama personelnya, dengan gerak cepat berhasil mengungkap kasus kematian dokter yang sudah mulai membusuk ditemukan dikamar rumahnya itu.
Kini akhirnya pelaku berhasil ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," sebutnya. (*)
Baca juga: Dokter di Gayo Lues Diduga Jadi Korban Pencurian dan Pembunuhan, Sejumlah Harta Benda Hilang