TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dalam memastikan pelayanan publik tetap optimal pasca libur Lebaran terus berlanjut.
Setelah melakukan sidak ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Wakil Bupati Kotim, Irawati, melanjutkan inspeksi ke RSUD dr Murjani Sampit, Rabu (25/3/2026).
Dengan langkah cepat, Irawati menyusuri sejumlah titik layanan di rumah sakit tersebut.
Ia ingin memastikan bahwa masyarakat tetap mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal di hari pertama masuk kerja usai libur panjang Idulfitri.
“Setelah dari Dukcapil, kami langsung ke RSUD Murjani. Alhamdulillah, pelayanan berjalan normal, tidak ada kendala, dan dokter-dokter juga lengkap serta siap siaga,” ujar Irawati.
Dalam sidak tersebut, suasana rumah sakit tampak tidak terlalu padat. Tidak terlihat antrean panjang pasien seperti yang biasanya terjadi di hari kerja.
“Untuk hari ini belum terlihat penumpukan pasien. Mungkin masih suasana libur panjang. Tapi nanti kita lihat lagi perkembangannya di hari Senin,” katanya.
Menurutnya, kondisi ini justru menjadi kabar baik. Ia menilai minimnya jumlah pasien bisa menjadi indikasi bahwa kondisi kesehatan masyarakat cukup baik pasca Lebaran.
“Kalau tidak banyak pasien, berarti masyarakat kita sehat. Itu yang kita harapkan. Tapi tetap saya imbau, yang masih mudik atau liburan agar menjaga kesehatan,” tegasnya.
Ia mengingatkan, kelelahan saat perjalanan atau pola makan yang tidak terjaga selama liburan bisa berdampak pada kesehatan jika tidak diantisipasi.
“Jangan sampai setelah pulang malah sakit dan akhirnya rumah sakit jadi penuh. Lebih baik kita jaga dari sekarang,” tambahnya.
Irawati juga memastikan bahwa meskipun ada tenaga medis yang mengambil cuti, pelayanan tidak terganggu karena sudah diatur penggantinya.
“Dokter yang cuti sudah ada gantinya, jadi pelayanan tetap berjalan normal,” jelasnya.
Menariknya, dalam sidak tersebut, Irawati juga meninjau ruang pelayanan khusus yang disiapkan bagi pasien dari wilayah jauh. Ruang ini menjadi solusi bagi masyarakat yang tidak kebagian kuota di poli.
“Misalnya poli penyakit dalam kuotanya sudah penuh, pasien dari daerah jauh tetap bisa dilayani melalui ruang khusus dengan pendaftaran manual. Jadi tidak ada masyarakat yang tidak dilayani,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur RSUD dr Murjani Sampit, dr Yulia Nofiany, memastikan bahwa seluruh layanan poli sudah kembali beroperasi normal.
“Semua poli kami, sebanyak 23 poli, hari ini sudah buka normal seperti biasa,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selama masa libur Lebaran, pelayanan tetap berjalan melalui IGD untuk kasus darurat. Sedangkan untuk layanan poli, kembali dibuka penuh mulai hari pertama kerja.
“Untuk dokter spesialis juga lengkap. Memang ada yang cuti, tapi sudah kami atur sehingga pelayanan tetap berjalan,” jelasnya.
Baca juga: Sidak Hari Pertama Kerja, Wabup Kotim Soroti Layanan Dukcapil Membludak dan Dampak WFH
Baca juga: Biawak Masuk Ruang Radiologi RSUD dr Murjani Sampit, Suasana Rumah Sakit Sempat Terhenti Sejenak
Yulia menambahkan, meskipun poli penyakit dalam biasanya menjadi yang paling padat, namun pada hari ini jumlah pasien masih relatif rendah.
“Belum seperti biasanya, masih sekitar separuh dari kondisi normal,” katanya.
Dalam kondisi normal, kunjungan pasien di RSUD dr Murjani Sampit bisa mencapai 400 hingga 500 orang per hari.
“Untuk total hari ini masih kami rekap karena pelayanan masih berjalan,” pungkasnya.