BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Evakuasi barang dagangan di kios-kios yang terdampak eks Losmen Amandit di Pasar Ujung Murung, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan ambruk mulai dilakukan para pedagang.
Tampak pedagang-pedagang baju yang berada di area bawah bangunan losmen, merapikan barang-barang dagangannya.
Pedagang di bawah losmen sebagian besar berjualan ragam pakaian, ada pakaian anak, pakaian dewasa meliputi daster, hem, kemeja, celana dan lainnya.
Salah seorang pedagang, Rahmadi mengatakan, dirinya terpaksa harus libur berdagang untuk sementara waktu.
Ia pun mengaku tidak melakukan apa-apa terlebih dahulu sampai ada kepastian revitalisasi atau penataan ulang.
Baca juga: El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem, BPBD Kalsel Minta Siaga Dini Kebakaran Hutan dan Lahan
Baca juga: BREAKING NEWS - Perempuan Muda Ditemukan Meninggal di Dapur Rumah di HKSN Banjarmasin, Warga Alalak
"Ya santai saja dulu, harus libur sampai selesai dibangun ulang kalau ada pembangunan lagi," jelas Rahmadi, Rabu (25/3/2026).
Rahmadi pun mengeluhkan pendapatannya bakal berkurang karena tidak berjualan selama proses perbaikan.
Dibeberkannya, omzet harian biasa yang ia dapatkan rata-rata kisaran Rp500.000. Dirinya pun pasrah harus kehilangan mata pencaharian dari berdagang. Namun masih ada pendapatan lainnya untuk bertahan hidup.
Ketua RT setempat Nuruddin mengimbau kepada pedagang yang terdampak, hendaknya berhati-hati dan tidak berjualan sementara waktu.
"Secepatnya bisa mengevakuasi barang untuk para pedagang, keselamatan yang utama," ujarnya.
Sebelumnya diketahui, bangunan eks Losmen Amandit miring atau hampir ambruk.
Karena hal itu, sejumlah bangunan di sekitarnya terdampak, termasuk musala.
(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)