Jakarta (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 16 ribu pemudik kembali ke wilayah Provinsi DKI Jakarta melalui Stasiun Gambir pada H+4 Lebaran.
Kepala Stasiun Gambir Ganjar Mairizal mengatakan kondisi Stasiun Gambir masih terpantau ramai, terutama pada saat kedatangan kereta api dari Jawa Timur dan Jawa Tengah.
“Kondisi Stasiun Gambir saat arus balik hari ini masih terpantau ramai terutama pada saat kedatangan kereta api dari Jawa Timur dan Jawa Tengah. Kami mencatat hari ini penumpang yang balik mencapai 16.594 orang,” kata Ganjar di Komplek Stasiun Gambir, Jakarta Pusat pada Rabu siang.
Guna mengantisipasi apabila terjadi kepadatan antrean pemilir yang datang melalui wilayah Stasiun Gambir, pihaknya siap melakukan pengaturan arus (flow), penebalan personel, penyesuaian operasional kereta api, pengaturan area penjemputan serta kesiapan darurat pos kesehatan dan tenaga medis bagi penumpang yang kelelahan ataupun mengalami sakit.
“Kemudian kami juga siap melakukan penyesuaian operasional, pemberian informasi dan pengumuman secara aktif, pengaturan area penjemputan, serta kesiapan darurat (pos kesehatan dan petugas medis siaga antisipasi jika ada penumpang kelelahan ataupun sakit),” imbuhnya.
Pihaknya mencatat pada periode arus balik yang dimulai dari 23 Maret hingga 1 April 2026, penumpang yang tiba di stasiun-stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta, termasuk Stasiun Gambir berasal dari Kota Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Jember, Purwokerto, Bandung, Malang, Solo,Tegal, Madiun, dan Kutoarjo.
Ia juga menyebutkan KAI Daop 1 Jakarta mencatat total pemilir sebanyak 52.937 siap kembali ke wilayah Provinsi DKI Jakarta melalui armada kereta api jarak jauh pada hari ini.
Sebagai informasi, hingga 25 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, tiket yang telah terjual mencapai 4.342.343 atau 96,5 persen dari total 4.498.696 tempat duduk yang disediakan selama periode 11 Maret hingga 1 April 2026.
Beberapa kereta api dengan tingkat pemesanan tinggi selama periode Lebaran antara lain KA Airlangga, KA Joglosemarkerto, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Kahuripan, KA Rajabasa, dan KA Jayakarta yang menjadi pilihan masyarakat untuk perjalanan jarak menengah hingga jauh.
Baca juga: Puncak arus balik Nagreg terjadi H+3 dengan 149.030 kendaraan melintas





