Jakarta (ANTARA) - Kepala Stasiun Gambir Ganjar Mairizal mengimbau para pemilir yang akan kembali ke kota domisili masing-masing agar tiba lebih awal di stasiun keberangkatan guna mengantisipasi antrean pemeriksaan tiket sebelum memasuki peron.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau para pemilir agar membawa kartu identitas diri sesuai dengan data yang dilampirkan saat membeli tiket kereta api.

“Kami mengimbau para pemudik yang akan kembali agar datang lebih awal ke stasiun keberangkatan, kemudian pastikan identitas sesuai dengan tiket, jaga barang bawaan anda serta jaga kesehatan dan kondisi tubuh,” kata Ganjar di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Rabu siang.

Selain itu, ia pun mengimbau para pemilir, khususnya yang akan kembali ke Provinsi DKI Jakarta melalui Stasiun Gambir agar mematuhi arahan petugas yang ada di stasiun serta mengikuti informasi resmi dari KAI agar tercipta arus balik mudik yang nyaman dan aman.

Adapun guna mengantisipasi apabila terjadi kepadatan antrean pemilir yang datang melalui wilayah Stasiun Gambir, ia mengatakan pihaknya siap melakukan pengaturan arus (flow), penebalan personel, penyesuaian operasional kereta api, pengaturan area penjemputan serta kesiapan darurat pos kesehatan dan tenaga medis bagi penumpang yang kelelahan ataupun mengalami sakit.

“Kemudian kami juga siap melakukan penyesuaian operasional, pemberian informasi dan pengumuman secara aktif, pengaturan area penjemputan, serta kesiapan darurat (pos kesehatan dan petugas medis siaga antisipasi jika ada penumpang kelelahan ataupun sakit),” ujar Ganjar.

Sebagai informasi, hingga 25 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, tiket yang telah terjual mencapai 4.342.343 atau 96,5 persen dari total 4.498.696 tempat duduk yang disediakan selama periode 11 Maret hingga 1 April 2026.

Beberapa kereta api dengan tingkat pemesanan tinggi selama periode lebaran antara lain KA Airlangga, KA Joglosemarkerto, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Kahuripan, KA Rajabasa, dan KA Jayakarta yang menjadi pilihan masyarakat untuk perjalanan jarak menengah hingga jauh.