TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT – Menjelang berakhirnya masa libur Lebaran 2026, aktivitas di Pelabuhan Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah mulai menunjukkan tanda-tanda Arus Balik 2026.
Meski belum memasuki puncak, sejumlah kapal penumpang mulai berdatangan membawa pemudik yang kembali ke daerah perantauan.
Pada Rabu (25/3/2026) siang, KM Lawit tercatat berlabuh di Pelabuhan Sampit dengan membawa 189 penumpang dari Semarang.
Kedatangan kapal ini menjadi salah satu indikator awal pergerakan arus balik di wilayah tersebut.
Ketua Posko Angkutan Laut Lebaran Pelabuhan Sampit, Gusti Muchlis, mengatakan bahwa jumlah penumpang yang datang saat ini masih tergolong rendah dan belum menunjukkan puncak arus balik.
“Belum puncak arus balik. Hari ini baru 189 penumpang yang datang menggunakan KM Lawit dari Semarang,” ujarnya.
Menurutnya, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, arus balik pemudik cenderung terjadi secara bertahap dan tidak langsung membludak setelah Lebaran.
“Kalau melihat data sebelumnya, biasanya penumpang itu pulangnya agak lambat. Karena di Jawa masih ada tradisi perayaan ketupat, jadi mereka menunda kepulangan,” jelasnya.
Ia menambahkan, pola kepulangan yang bertahap ini membuat lonjakan penumpang diperkirakan baru akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.
“Jadi memang bertahap, belum ramai sekarang,” katanya.
Sementara itu, untuk jadwal keberangkatan berikutnya, KM Lawit direncanakan kembali berlayar dari Pelabuhan Sampit pada Kamis (26/3/2026) besok.
Namun, pihak posko hingga kini belum menerima data pasti terkait jumlah calon penumpang yang akan berangkat.
Baca juga: Arus Balik Lebaran 2026 di Palangka Raya, Ini Daftar Rute dan Harga Tiket Bus di Terminal WA Gara
Baca juga: Arus Balik Mudik dan Wisata Masih Ramai, Polda Kalteng Perpanjang Pos Pengamanan 4 Daerah
“Untuk jumlah penumpang besok belum ada data pasti. Biasanya data itu dari operator kapal dan baru disampaikan menjelang keberangkatan,” ungkap Muchlis.
Pihaknya pun mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan arus balik untuk terus memantau jadwal kapal dan datang lebih awal ke pelabuhan guna menghindari antrean.
Dengan pergerakan yang mulai terlihat ini, Pelabuhan Sampit diprediksi akan semakin ramai dalam beberapa hari ke depan seiring mendekatnya akhir masa libur Lebaran.