TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PSIS Semarang memfokuskan tiga hari pertama latihan usai libur Idulfitri untuk mengembalikan kondisi fisik para pemain sebelum masuk ke program yang lebih intens jelang lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026.
Seperti diketahui, PSIS punya waktu yang cukup singkat pasca libur lebaran selama sepekan jelang melakoni laga lanjutan kompetisi musim ini.
Tim Mahesa Jenar akan menghadapi Persipal Palu di pekan ke-22 pada Minggu (29/3/2026) mendatang di Stadion Jatidiri Semarang.
Baca juga: Jelang Jamu Persipal, PSIS Lanjutkan Pemusatan Latihan di Boyolali
Pelatih fisik PSIS, Yusuf Rojali, mengatakan fase awal ini menjadi krusial untuk memastikan seluruh pemain kembali ke level kebugaran optimal tanpa risiko cedera.
“setelah libur lebaran kondisi anak-anak tidak terlalu drop jauh, tapi tetap tiga hari ini saya kasih materi untuk mengembalikan kebugaran kembali,” ujarnya kepada tribunjateng.com, Rabu (25/3).
Menurut Yusuf, selama masa libur pemain tetap dibekali program latihan mandiri untuk menjaga kondisi.
Hal itu terbukti cukup efektif karena kondisi fisik pemain tidak mengalami penurunan signifikan saat kembali berkumpul.
“Untuk libur seperti biasa diberikan bekal program untuk jaga kondisi, agar tidak terlalu jauh pada saat kumpul lagi,” jelasnya.
Dalam tiga hari awal tersebut, materi latihan difokuskan pada pemulihan fisik secara bertahap, mulai dari peningkatan daya tahan, pengembalian ritme latihan, hingga adaptasi kembali terhadap intensitas permainan.
Pendekatan ini dinilai penting agar para pemain dapat kembali ke performa terbaiknya secara bertahap, sekaligus menghindari kelelahan berlebih setelah jeda kompetisi.
Setelah fase pemulihan ini, tim pelatih akan mulai meningkatkan intensitas latihan dengan materi yang lebih spesifik guna menghadapi laga melawan Persipal Palu.
Sementara itu, headcoach PSIS, Andri Ramawi menyebut waktu persiapan yang dimiliki tim relatif singkat, sehingga setiap sesi latihan dimaksimalkan untuk mengembalikan ritme permainan para pemain.
“Kami kembali bersiap dikarenakan waktu menuju pertandingan menghadapi Persipal cukup singkat. Kemarin kami sudah memulai dengan memulihkan kondisi pasca libur dan kami memantau kondisi para pemain cukup baik dan optimal walaupun sempat terjeda,” ujar Andri.
Upaya agar latihan taktik lebih maksimal dilakukan dengan menggelar latihan selama dua hari ini di Boyolali dimana di wilayah tersebut dikenal punya sejumlah lapangan rumput alami yang berkualitas. (*)